8 Tanda Asam Lambung Meningkat yang Wajib Anda Waspadai, Apa yang Perlu Anda Lakukan?

8 Tanda Asam Lambung Meningkat yang Wajib Anda Waspadai, Apa yang Perlu Anda Lakukan?-iStockphoto-
RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Pada kenyataanya asam lambung memiliki peranan yang sangat vital dalam proses pencernaan, karena ia membantu dalam memecah makanan yang masuk ke dalam lambung.
Tapi, bila produksinya berlebihan atau katup yang memisahkan lambung dan kerongkongan mengalami kelemahan, asam lambung dapat naik ke kerongkongan dan menimbulkan rasa terbakar serta nyeri di area dada.
Padahal kondisi ini sering dikenal dengan istilah GERD, yaitu penyakit yang terkait dengan asam lambung.
Bahkan saat asam lambung mengalami peningkatan, gejala yang muncul sering kali mirip dengan masalah kesehatan lainnya, seperti gangguan jantung atau infeksi pada saluran pernapasan.
BACA JUGA:Begini Tips Mengatasi Asam Lambung Naik Yang Mesti Anda Coba.
BACA JUGA:Ini Dia Deretan Buah-buahan Dan Makanan Yang Efektif Atasi Asam Lambung
Maka dari itu, sangat penting untuk mengenali tanda-tanda asam lambung yang meningkat, agar kita dapat mengambil tindakan yang tepat sebelum masalah ini menjadi lebih serius.
Nah pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai gejala yang menunjukkan asam lambung naik, faktor-faktor yang dapat memicunya, serta cara-cara untuk mengatasi dan mencegahnya agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari. Untuk itu, yul kita simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.
Mengenal Tanda-tanda Kenaikan Asam Lambung yang Harus Diwaspadai
Akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan dapat menyebabkan berbagai gejala yang bervariasi pada setiap orang.
BACA JUGA:Jangan Di Anggap Sepele ! Kenali Gejala Serta Pengobatan Yang Tepat Bagi Penderita Asam Lambung
BACA JUGA:Kenali 5 Jenis Buah yang Aman untuk Dikonsumsi Penderita Asam Lambung
Nyatanya terdapat beberapa tanda umum yang sering dialami oleh penderita GERD:
- Adanya sensasi panas di dada (heartburn): Rasa terbakar yang terasa di ulu hati hingga dada, sering kali memburuk saat berbaring atau setelah makan makanan berminyak dan pedas.
- Adanya nyeri dada: Sering kali disalahartikan sebagai serangan jantung, nyeri dada akibat GERD biasanya tidak menjalar ke lengan atau leher, melainkan berpusat di area ulu hati.