
Jika adonan terasa terlalu lengket, Anda bisa menambahkan sedikit tepung ketan.
3. Mencetak dan Menambahkan Wijen
Setelah adonan siap, Anda bisa mulai mencetak kue sesuai bentuk yang diinginkan.
Biasanya, kue akar kelapa dicetak dalam bentuk seperti akar pohon, yang memberi kesan tradisional.
Jangan lupa menambahkan biji wijen di atasnya; biji wijen ini akan memberikan rasa gurih yang kontras dengan manisnya gula, serta tekstur yang lebih menarik pada kue.
4. Menggoreng Kue Akar Kelapa
Panaskan minyak dalam wajan dengan api sedang.
Setelah minyak cukup panas, masukkan kue yang telah dibentuk dan goreng hingga warnanya berubah menjadi cokelat keemasan.
Proses penggorengan ini akan membuat kue akar kelapa menjadi renyah di luar, namun tetap kenyal di dalam.
Setelah matang, angkat dan tiriskan minyaknya.
BACA JUGA:Resep Bolu Kukus Lembut, Kilat, dan Anti Ribet
BACA JUGA:Resep Kue Lapis Surabaya yang Manis dan Elegan, Cocok untuk Hari Istimewa!
Kue akar kelapa siap disajikan! Nikmati camilan tradisional yang satu ini bersama keluarga atau teman-teman.
Rasanya yang manis dan gurih akan membuat siapa pun ketagihan.