Apakah Benar Kebanyakan Menonton TV Picu Risiko Penyakit Jantung di Masa Depan? Cek Faktanya Disini!

Apakah Benar Kebanyakan Menonton TV Picu Risiko Penyakit Jantung di Masa Depan? Cek Faktanya Disini!-freepik.com-

RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Disini siapa yang suka ketagihan menonton televisi, terutama kalau pemainnya selebritas favorit? 

Dari hasil penelitian terbaru yang dipublikasikan Journal of General Internal Medicine mengungkapkan bahwa keseringan menonton TV akibatkan penyakit jantung di kemudian hari.

Namun apakah keseringan menonton televisi jadi satu-satunya penyebab seseorang terkena penyakit jantung? Lantas adakah faktor lain yang mempengaruhinya?

Kata Penelitian: Banyak Nonton TV Melupakan Aktivitas Penting!

BACA JUGA:Bukan Hobi Biasa ! Temukan Manfaat Dari Menonton Drama Sedih Bagi Kesehatan Mental

BACA JUGA:Waspada! Ternyata Inilah Bahaya Maraton Menonton Film bagi Kesehatan Tubuh yang Perlu Anda Ketahui

Memang masih merujuk hasil penelitian dari Journal of General Internal Medicine (2024), orang yang gemar menghabiskan waktu dengan menonton TV di usia 20-an berpeluang tinggi terkena serangan jantung di kemudian hari.  

Pasalnya diketahui, penelitian tersebut ditinjau selama 30 tahun dengan melibatkan 4.000 orang dewasa berusia antara 18 dan 30 tahun. 

Karena tujuan awal penelitian adalah untuk mengetahui risiko jangka panjang menonton TV terhadap serangan jantung dan stroke.

Dan hasilnya, setiap tambahan jam yang dihabiskan untuk menonton TV setiap harinya bisa meningkatkan risiko penyakit jantung koroner sebesar 26 persen. 

BACA JUGA:9 Rekomendasi Smart TV Terbaik Dengan Harga Murah dan Berkualitas, Menonton Jadi Makin seru..

BACA JUGA:Harus Di Waspadai ! Ini 6 Hal Yang Dapat Mengakibatkan TV LED Anda Gampang Rusak

BACA JUGA:9 Rekomendasi Smart TV Terbaik Dengan Harga Murah dan Berkualitas, Menonton Jadi Makin seru..

Apabila dilihat dalam setahun, risiko terkena jantung koroner meningkat menjadi 55 persen dan stroke 58 persen.

Tapi dirangkum dari Medical Daily, Dr Jason Nagata yang melakukan penelitian ini mengatakan, menghabiskan lebih banyak waktu di depan layar bisa menggantikan aktivitas penting seperti aktivitas fisik dan tidur.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan