Penting! Berikut 5 Makna Sederhana yang Tersirat Dalam Pesta Pernikahan di Pedesaan
Penting! Berikut 5 Makna Sederhana yang Tersirat Dalam Pesta Pernikahan di Pedesaan-Radar Utara/ Ependi -
Ketika ada anggota keluarga yang menggelar hajatan atau pesta pernikahan, menjadi momentum yang tepat untuk berkunjung dan memupuk hubungan silaturrahmi atau komunikasi.
Karena silaturrahmi, kekerabatan dan ramah tamah merupakan budaya warisan yang paling mulia bagi masyarakat di tanah air Indonesia.
BACA JUGA:Cegah Pernikahan Dini Giatkan Program Brus
2. Menjaga semangat gotong royong
Hampir di seluruh pelosok desa di Indonesia khususnya di Kabupaten Bengkulu Utara.
Budaya guyup rukun, saling tolong menolong atau dalam istilah lain adalah bergotongroyong, merupakan kearifan lokal Indonesia yang nilainya sangat besar dan terus lestari.
Hanya saja, pengaruh budaya asing yang sejalan dengan arus globalisasi perkembangan zaman.
BACA JUGA:Pernikahan Warga Non Muslim di KUA Tunggu Juknis
BACA JUGA:Kemenag Mukomuko Giatkan Program Brus Cegah Pernikahan Dini
Perlahan, budaya gotongroyong mulai terkikis terumata di wilayah tertentu.
Momen penyelenggaraan pesta pernikahan di desa, cukup menjadi gambaran, upaya menjaga dan melestarikan semangat gotong royong itu.
Dari berbagai sumber dan referensi yang diterima radarutara.bacakoran.co.
Meski menyesuaikan dengan ciri khas di masing-masing desa, namun umumnya.
BACA JUGA:Catat Pernikahan Warga Non Muslim, KUA Tunggu Petunjuk Teknis