Sinyal Gusar Kroni Penipu Guru, Akankah Korban Ambil Jalur Perdata?

Kasat Reskrim Polres Bengkulu Utara, IPDA Rizky Dwi Cahyo-Radar Utara / Abdurrahman Wachid -

RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Sulit meyakini, Ar (42), oknum ASN pada Bidang SMP di Dispendik Bengkulu Utara yang kini menjadi tersangka, bekerja sendiri. 

Sinyal kegusaran kroni penipu itu, sudah mulai terendus. 

Persoalannya: apakah para korban, tetap mau terus dibuai janji atau ditakut-takuti hingga terus bungkam? 

Padahal, para guru korban yang ditipu itu, sudah melakukan gerakan yang positif hingga menyeret pelakunya ke depan hukum. 

Sayang,, ketika memilih diam atau takut, justru kian menyurutkan esensi dari perjuangan sebagai korban. 

BACA JUGA:Menakar JC atau Whistleblower 2 Kasus Mencolok di Bengkulu

BACA JUGA:Milyaran Uang Korban Penipuan GBD Sisipan oleh Oknum ASN Dispendik, Terancam Moksa

Kekhawatiran dengan beragam manuver kroni penipu, turut terendus media inj. 

Sebuah percakapan, seperti memotivasi agar para korban memilih diam. Silang pendapat, juga mulai terjadi di kalangan guru. 

Mulai dari saling menyalahkan. Tak ketinggalan, saling mencurigai. 

Namun demikian, publik tentu menitipkan harapan agar para korban terus satukan barisan. Perkuat komitmen secara kokoh dan ungkap praktik tak berintegritas yang terjadi. 

Hal ini tentu cukup berdasar, sebagai bagian dari tanggungjawab moril, untuk memperbaiki citra di lingkungan pendidikan itu sendiri, kembali pada khitohnya.

BACA JUGA:Dejavu, Kasus Penipuan Jadi GBD di Bengkulu Utara: 3 Orang Jadi Tersangka

BACA JUGA:Modus GBD Sisipan, Oknum ASN Ini Pungut Uang Korban Hingga Ratusan Juta, Begini Kronologisnya!

Tag
Share