Tahun Depan, Penerimaan Zakat Ditargetkan Meningkat

Rakorda Baznas se-Provinsi Bengkulu, -Radar Utara/Doni Aftarizal-
BENGKULU RU – Pada tahun 2025 mendatang penerimaan zakat ditargetkan meningkat, seiring dengan penyesuaian program kerja Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Bengkulu.
Demikian disampaikan Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu, Drs. Khairil Anwar, M.Si saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Baznas se-Provinsi Bengkulu, Sabtu 28 Desember 2024.
"Untuk mewujudkan target tersebut, tentunya perlu disusun strategi yang baik," ungkap Khairil dalam Rakorda dengan tema Sinergi Pengelolaan Zakat Inklusif untuk Penanggulangan Kemiskinan dan Kesejahteraan dalam Rangka Astacita.
Menurut Khairil, strategi yang dimaksud, tentunya dapat dituangkan dalam program kerja Baznas yang juga harus menyesuaikan dengan visi dan misi Kepala Daerah yang baru.
BACA JUGA:Beasiswa Sekolah Berasrama Gratis Baznas untuk Pelajar SMP
BACA JUGA:BAZNAS Bengkulu Serahkan Bantuan RTLH
"Ini menjadi penting, mengingat pengelolaan zakat tersebut harus dapat sejalan dengan arah pembangunan daerah," kata Khairil.
Khairil menambahakn, perlunya strategi yang lebih inovatif untuk meningkatkan penerimaan zakat, infak dan sedekah (ZIS) dari berbagai lapisan masyarakat. Termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Kami mendorong Baznas untuk memperluas jangkauan dan memperbaiki sistem pengumpulan ZIS, agar hasilnya dapat lebih maksimal," tambah Khairil.
Melalui Rakorda ini, lanjut Khairil, Baznas Provinsi Bengkulu diharapkan dapat merumuskan langkah-langkah konkret, untuk meningkatkan penerimaan zakat.
BACA JUGA:BAZNAS Provinsi Bengkulu Realisasikan Ratusan Unit Bedah RTLH
BACA JUGA:Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat, Rohidin: Pemda dan BAZNAS Harus Bersinergi
"Sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih banyak bagi masyarakat, termasuk juga manfaat dari sisi percepatan pembangunan daerah," ujar Khairil.
Sementara Ketua Baznas Provinsi Bengkulu, Fazrul Hamidy menerangkan, selama tahun 2024, pendistribusian zakat lebih banyak difokuskan pada bantuan untuk kaum dhuafa serta program bedah rumah bagi warga kurang mampu.