
BACA JUGA:Jadwal Puasa Masih Menunggu Hasil Sidang Isbath
Tapi kalau sudah terlalu sakit, nyeri parah, atau sampai muntah, sebaiknya berbuka puasa agar tidak semakin membahayakan kesehatan," kata dr. Aru.
Dalam ajaran Islam, seseorang yang sedang sakit diperbolehkan untuk tidak berpuasa.
Namun, puasa Ramadan yang terlewat tetap harus diganti di lain waktu.
Setelah kondisi kesehatan membaik, cobalah kembali berpuasa dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan maag yang telah dijelaskan sebelumnya.
Salah satu kunci agar tubuh tetap nyaman dan gejala maag tidak muncul adalah dengan menghindari makanan serta minuman yang dapat memicu naiknya asam lambung.
BACA JUGA:Ibu Menyusui Mau Menjalankan Ibada Puasa Ramadhan ! Yuk Simak Tipsnya Berikut Ini
BACA JUGA:Waspada ! Kenali Risiko Bagi Kesehatan yang Sering Di Alami Selama Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan
Penderita maag sebaiknya tidak mengonsumsi makanan seperti cokelat, makanan berlemak, gorengan, serta buah dengan kadar asam tinggi, seperti jeruk, lemon, dan tomat.
Selain itu, makanan yang dapat merusak lapisan lambung, seperti cuka, makanan pedas, dan merica, juga sebaiknya dihindari.
Agar kesehatan tetap terjaga dan terhindar dari maag, hindari kebiasaan tidur setelah makan sahur atau makan malam, karena dapat meningkatkan risiko asam lambung naik.
Itulah beberapa tips agar penderita maag dapat menjalani puasa dengan nyaman.
Jika berbagai langkah tersebut belum cukup untuk mengatasi gangguan kesehatan selama berpuasa, segera konsultasikan dengan dokter di fasilitas kesehatan terdekat.
BACA JUGA:Biar Puasa Anda Lancar Tanpa Hambatan ! Hindari Konsumsi Beberapa Jenis Makanan Ini Saat Anda Sahur
Jangan menunda pemeriksaan, karena penyakit maag yang tidak ditangani dengan baik bisa mengganggu kelancaran ibadah puasa yang hanya dilakukan setahun sekali. (*)