Iklan doni 2

Nelayan di Mukomuko Menjerit Hasil Tangkapan Ikan Makin Sulit

Nelayan di Mukomuko Menjerit Hasil Tangkapan Ikan Makin Sulit-Radar Utara/ Wahyudi -

MUKOMUKO, RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Sudah seminggu ini, nelayan di Pantai Indah Mukomuko (PIM) Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko menjerit lantaran ikan makin sulit mereka dapatkan. Ketua Nelayan PIM, Japri ketika dikonfirmasi mengatakan.

Ada sejumlah faktor yang mengakibatkan hasil tangkapan nelayan PIM sulit mendapatkan ikan di laut. Selain karena faktor musim dan kondisi cuaca, juga adanya dugaan sebagian nelayan baik dari wilayah Bantal Kecamatan Teramang Jaya maupun nelayan dari wilayah Sumatera Barat (Sumbar) masuk ke wilayah tangkapan nelayan PIM.

"Parahnya lagi, mereka itu kuat dugaan menggunakan pukat harimau atau trawl. Inilah yang mengakibatkan nelayan di PIM sulit mendapatkan ikan. Kejadian ini sudah terjadi sejak seminggu lalu," kata Japri.

Dengan kejadian itu, dirinya mengaku akan segera berkoordinasi dengan ketua nelayan yang ada di wilayah Bantal dan Sumatera Barat. Agar para ketua nelayan di dua wilayah itu bisa memberikan teguran atau saran kepada nelayannya agar tidak masuk ke wilayah tangkapan orang lain. Sebab kalau hal itu dibiarkan terus, tentu akan merugikan nelayan PIM.

BACA JUGA:90 Nelayan Bakal Dilatih Modifikasi Pukat Harimau

BACA JUGA:Bantu KUB Nelayan, Dinas Perikanan Dapat Dana Pokir Rp1,3 Miliar

"Kalau tidak ada halangan, hari ini kami akan berkoorsinasi dengan ketua nelayan di dua wilayah itu. Mudah-mudahan mereka juga bisa memahinya," harapnya.

Ditambahkan Japri, meski hasil tangkapan ikan di laut sepi. Namun hampir seluruh nelayan di PIM hingga sekarang masih tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa. Karena itu menjadi salah satu sumber penghasilan bagi mereka.

"Nelayan di daerah PIM masih melaut. Karena itu pendapatan satu-satunya yang mereka andalkan untuk mencukupi kebutuhan keluarganya," jelasnya.

Selain itu, dirinya juga mengimbau kepada seluruh nelayan di PIM agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut. Terlebih sekarang ini kondisi cuaca masih terbilang buruk. Selain ombak tinggi, juga angin kencang. Kondisi itu sangat membahayakan sekali bagi nelayan.

BACA JUGA:Pasca Badai, Hasil Tangkapan Nelayan di Mukomuko Berkurang

BACA JUGA:Manfaatkan Aplikasi BMKG, Nelayan Lebih Berhati-hati Saat Melaut

"Kalau mau berangkat melaut, selalu bawa peralatan pengaman. Baik baju pelampung maupun peralatan lainnya. Ini juga untuk keselamatan bersama," pungkasnya. (rel)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan