Manfaatkan Aplikasi BMKG, Nelayan Lebih Berhati-hati Saat Melaut

Kabid Perikanan Tangkap, Warsiman-Radar Utara/ Wahyudi -
MUKOMUKO, RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Sekarang ini, para nelayan di daerah ini telah memanfaatkan aplikasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memantau kondisi cuaca hingga gelombang tinggi sebelum mereka beraktivitas melaut untuk mencari ikan.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko, Eddy Aprianto, SP, M.Si melalui Kabid Perikanan Tangkap, Warsiman ketika dikonfirmasi menjelaskan.
Dirinya sangat mendukung dan mensuport apa yang sudah dilakukan oleh nelayan sekarang ini. Menurut dia, pantauan terhadap cuaca dan gelombang dinilai penting mengingat cuaca yang seringkali berubah-ubah dengan begitu cepat.
"Dengan melihat kondisi cuaca di aplikasi BMKG itu, maka nelayan akan tahu. Jika cuaca bagus, nelayan bersiap meluat. Begitu juga sebaliknya, kalau cuaca tidak baik. Nelayan membatalkan melaut," katanya.
BACA JUGA:Cuaca Kurang Baik, Nelayan Diingatkan Waspada
BACA JUGA:Nelayan Diminta Manfaatkan Aplikasi XStar
Warsiman juga menerangkan, saat ini tengah memasuki musim pancaroba yang ditandai cuaca berubah-ubah setiap saat. Kondisi tersebut harus diketahui juga oleh nelayan.
Ini tidak lain agar nelayan tidak terjebak dengan kondisi yang terjadi sekarang ini. Untuk itu, nelayan harus selalu memantau kondisi cuaca melalui aplikasi tersebut. Sebab setiap ada perubahan cuaca, langsung diberitahu oleh BMKG.
"Sebelumnya, kami juga sudah memberikan penyuluhan kepada para nelayan terhadap produk BMKG tersebut agar bisa dimanfaatkan dengan baik. Pedoman itulah yang bisa dimanfaatkan nelayan saat hendak melaut. Jadi nelayan bisa melihat kemana daerah yang aman saat melaut," ujarnya.
Warsiman menambahkan, dengan memanfaatkan aplikasi BMKG, maka diharapkannya seluruh nelayan dapat terhindar dari kecelakaan di laut akibat gelombang tinggi dan badai. Selain itu meski cuaca baik, pihaknya juga mengimbau kepada nelayan agar selalu siaga saat melaut. Seluruh peralatan pengaman harus dibawa. Baik itu baju pelampung dan peralatan pengaman lainnya.
BACA JUGA:Minyak Solar Untuk Nelayan di Mukomuko Nambah 90 Ton Per Bulan
BACA JUGA:Nelayan Segera Dilatih Modifikasi Pukat Harimau
"Karena cuaca di daerah ini mudah berubah-ubah. Makanya pada saat cuaca baik pun, nelayan harus membawa peralatan pengaman," ingatnya. (rel)