H+2 Idul Fitri, VLL Tol Bengtaba Melonjak 214,92 Persen

Antrian kendaraan yang masuk ruas TOL Bengtaba-Radar Utara / Doni Aftarizal-

BENGKULU RU - Pada H+2 Idul Fitri 1446 Hijriyah, Volume Lalu Lintas (VLL) yang melewati ruas jalan TOL Bengkulu-Taba Penanjung (Bengtaba) mencapai 3.990 kendaraan. 

Capaian jumlah kendaraan yang lewat tersebut, secara langsung menunjukkan terjadinya lonjakan yang signifikan yakni sebesar 214,92 persen dibandingkan VLL normal. 

EVP Sekretaris Perusahaan PT. Hutama Karya, Adjib Al Hakim mengungkapkan, peningkatan ini dipicu arus mudik dan balik, serta mobilitas masyarakat yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berwisata. 

“Kenaikan VLL di Bengtaba ini, termasuk tinggi pada seluruh Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS)," ungkap Adjib. 

BACA JUGA:Mudik Lebaran 2025, Trafik Kendaraan di TOL Bengtaba Tunjukkan Peningkatan

BACA JUGA:Mudik Lebaran, Sewa Tenant Rest Area TOL Bengtaba Diskon 50 Persen

Adjib menjelaskan, tingginya VLL di Bengtaba juga didukung faktor geografis. Ruas tol sepanjang 16,7 kilometer ini menjadi penghubung utama antara Kota Bengkulu dan kabupaten sekitarnya.

"Termasuk daerah tujuan wisata seperti Pantai Panjang dan Taba Penanjung. Arus balik dari wilayah pedesaan ke kota dan sebaliknya, juga turut berkontribusi pada kepadatan lalu lintas," jelas Adjib. 

Ini juga, lanjut Adjib, menandakan dinamika pergerakan masyarakat pascalebaran yang sangat tinggi. Secara keseluruhan, JTTS mencatat 179.576 kendaraan melintas pada 1 April 2025.

"Dengan kenaikan rata-rata 148,1 persen dibanding hari biasa, dan ruas TOL Bengtaba salah satu penyumbang persentase tinggi," kata Adjib. 

BACA JUGA:Libur Panjang, VLL Ruas TOL Bengtaba Dilewati 15.503 Kendaraan

BACA JUGA:Libur Panjang, Trafik di TOL Bengtaba Meningkat 24 Persen

Menurut Adjib, pihaknya telah mengoptimalkan layanan di seluruh gerbang TOL, yang bertujuan diantaranya agar antrian kendaraan tidak terlalu panjang. 

“Kita berkomitmen memberikan pelayanan prima untuk memastikan kenyamanan pengguna jalan. Upaya seperti pemantauan CCTV 24 jam, posko darurat, dan koordinasi dengan kepolisian serta pihak lainnya terus dilakukan,” tegas Adjib. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan