Program Orang Tua Asuh Berlanjut
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu, Partono-Istimewa-
BENGKULU, RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Program orang tua asuh yang dicanangkan atau diinisiasi Gubernur Bengkulu H. Helmi Hasan, SE, pada tahun ini dipastikan tetap berlanjut.
Demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu, Partono.
Menurut Partono, program yang merupakan bagian dari program Bantu Rakyat ini, bertujuan untuk membantu pelajar yang yatim dan yatim piatu khususnya tingkat SMA/SMK sederajat di Provinsi Bengkulu.
"Tahun lalu ada sebanyak 3.152 pelajar SMA/SMK yang telah terdata sebagai anak asuh," ungkap Partono.
BACA JUGA:Menkomdigi Ajak Orang Tua 'Tunggu Anak Siap' Jelajah Ruang Digital
BACA JUGA:Kemkomdigi Dorong Kolaborasi Orang Tua dan Sekolah dalam Literasi Anak
Para pelajar ini, lanjut Partono, mendapatkan pendampingan, yang tentunya dari sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu.
"Tahun ini, kita bersama seluruh SMA/SMK di Bengkulu, bakal kembali melakukan pendataan ulang. Mengingat jumlah anak asuh diproyeksikan dapat mengalami perubahan, baik bertambah maupun berkurang," kata Partono.
Terkait regulasi, sambung Partono, dalam pelaksanaan program orang tua asuh pada awal tahun 2026, masih tetap mengacu pada aturan tahun 2025.
"Dimana dalam regulasi tersebut, para orang tua diwajibkan memberikan santunan pendidikan kepada anak asuhnya tanpa nominal yang ditetapkan," ujar Partono.
BACA JUGA:Kelas Orang Tua Hebat Kupas Fenomena GTM Anak dan Solusinya
BACA JUGA:Menkomdigi Ajak Orang Tua 'Tunggu Anak Siap' Jelajah Ruang Digital
Partono menambahkan, dalam implementasi pelaksanaan program ini, para anak asuh diperbolehkan menyampaikan seluruh kebutuhan pendidikannya kepada orang tua asuh.
"Hanya saja kedua belah pihak baik itu orang tua dan juga anak asuhnya, harus bisa saling memahami kondisi dan kemampuan masing-masing," tambah Partono.