Iklan doni 2

Putar Otak Cari Anggaran, 552 Kilometer Jalan Kabupaten Butuh Rp250 Miliar, Incar Danantara?

Putar Otak Cari Anggaran, 552 Kilometer Jalan Kabupaten Butuh Rp250 Miliar, Incar Danantara?-Radar Utara / Abdurrahman Wachid-

RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Putar otak cari anggaran setelah efisiensi anggaran 2025 untuk menuntaskan persoalan pembangunan infrastruktur daerah.

Pasalnya, dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2025 yang ditandatangani oleh Presiden Prabowo, menjelaskan bahwa efisiensi atas anggaran belanja negara tahun 2025 ini sebesar Rp 306,69 Triliun.

Didalamnya terdapat dana Transfer ke Daerah berkurang sebesar Rp 50,59 Triliun secara nasional.

Termasuk di Kabupaten Bengkulu Utara, kepemimpinan baru Arie-Sumarno tentunya sedang berpikir keras dengan sederet program yang dicetuskannya pada saat berkampanye di kontestasi Pilkada lalu.

BACA JUGA:Efisiensi Anggaran, Aspirasi Rakyat Jangan Dipangkas

BACA JUGA:Bantu Rakyat, Helmi-Mi'an Telah Lakukan Penyisiran Anggaran

Bagaimana tidak, ditengah efisiensi anggaran yang sangat fantastis itu telah dirasakan, salah satunya pemotongan 50 persen anggaran perjalanan dinas, dan beberapa item lainnya sudah dirasakan.

Pasca dilantik Presiden Prabowo Subianto, pada 20 Februari 2025 lalu, Bupati Arie Septia Adinata, SE., M.AP., dan Wakil Bupati H Sumarno, S.Pd., juga mengungkapkan akan fokus pada persoalan infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan di Kabupaten Bengkulu Utara.

Namun, lagi-lagi soal kondisi fiskal di daerah yang masih rendah, hal ini yang menjadi tantangan yang fundamental Bupati dan Wakil.

Meski demikian, dalam salah satu momen penting agenda Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029.

BACA JUGA:Gara-gara Efesiensi Anggaran, Pelayanan Adminduk di Kecamatan Ipuh Dihentikan

BACA JUGA:Efisiensi Anggaran, Penataan DDTS Terancam Tertunda

Bupati Arie bersama wakil Sumarno, mereka tetap optimis dalam jangka waktu 3 hingga 4 tahun mendatang, seluruh infrastruktur dasar khususnya jalan dan jembatan bisa teratasi seluruhnya.

"Mudah-mudahan dengan kolaborasi dan kerjasama dengan berbagai pihak, terutama OPD yang membidangi bisa terealisasikan," ujar Arie Septia Adinata.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan