Efisiensi Anggaran, Aspirasi Rakyat Jangan Dipangkas

Andi Saputra-Radar Utara / Doni Aftarizal-
BENGKULU RU - Kebijakan efisiensi anggaran yang bakal diterapkan pemerintah, diharapkan jangan sampai memangkas aspirasi rakyat.
Ini disampaikan Anggota DPRD Kota Bengkulu, Andi Saputra, S.Pd.I. Menurut pria yang akrab disapa Ustad Andi ini, saat ini kebijakan efisiensi justru memangkas hak masyarakat, dan mengabaikan aspirasi yang telah disampaikan sebelumnya.
"Efisiensi anggaran memang merupakan langkah yang penting dalam pengelolaan keuangan daerah. Namun, kebijakan ini seharusnya tidak sampai mengorbankan kebutuhan, dan harapan rakyat," ungkap Andi.
Andi menyampaikan, yang perlu dipangkas merupakan pengeluaran yang tidak esensial, bukan usulan pembangunan yang telah disepakati sebelumnya.
BACA JUGA:Efisiensi Anggaran, Penataan DDTS Terancam Tertunda
"Kalau kita ingin efisiensi, maka pangkas hal-hal yang tidak perlu. Tapi jangan sampai aspirasi masyarakat yang sudah kita perjuangkan malah dihapus," kata Andi.
Dilanjutkan Andi, banyak usulan warga yang sudah disampaikan, tapi sampai sekarang belum direalisasikan sehingga akhirnya menuai pertanyaan dari mereka.
"Terkait hal sedemikian, penting mengevaluasi terhadap wilayah-wilayah yang telah diusulkan untuk pembangunan," ujar Andi.
Andi menambahkan, jika terjadi perubahan atau ketidaksesuaian antara rencana awal dan realisasi di lapangan, maka keputusan tersebut harus dikembalikan ke usulan awal agar tidak mengecewakan masyarakat.
BACA JUGA:Epilog Efisiensi Anggaran 2025 dan THR ASN dari Kacamata Ahli vs Angka Kemiskinan
BACA JUGA:Efisiensi Anggaran, Setiap Jum'at, Kemenag dan KUA Terapkan WFH dan Hemat Listrik?
"Kita pastikan wilayah-wilayah yang sudah kita garap dan sepakati, ketika bertemu dengan masyarakat, tanyakan lagi bagaimana kondisinya," tambah Andi.
Kalau ternyata ada perbedaan dari yang dijanjikan, kembalikan ke rencana awal. Masih banyak wilayah lain yang butuh perhatian serius.