Total Serapan 133 Ton, Jelang Lebaran Gudang Bulog Stop Sementara Penerimaan Beras

Kepala Gudang Bulog Taba Tembilang, Henopi-Radar Utara/Benny Siswanto-

RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Target serapan beras masyarakat untuk Cadangan Beras Pemerintah (CPB) 3 juta ton kian terus dikebut di berbagai daerah melalui Perwakilan BUMN Perum Bulog yang ada di masing-masing daerah.

Salah satunya di Provinsi Bengkulu memiliki empat gudang Bulog. Hingga akhir bulan April 2025, memiliki target total mampu menyerap 1.000 ton setara beras. 

Sesuai syarat dan ketentuan, kadar air maksimum 14 persen, butir patah maksimal 25 persen dan derajat sosoh minimal 100 persen.

Sementara itu, khusus di Gudang Bulog Taba Tembilang, Kabupaten Bengkulu Utara, ditarget menyerap minimal 300 ton hingga akhir April 2025 mendatang.

BACA JUGA:NFA Pastikan Beras Bulog Aman dan Layak Konsumsi

BACA JUGA:Harga Gabah Petani Suka Baru Masih Rendah, Kades: Jalan Rusak dan Minim Peran Bulog Jadi Penyebab

Per tanggal 25 April 2025, pihaknya menyetop sementara penerimaan setara beras, hingga habis cuti masa lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah.

"Kita stop dulu sementara, sampai cuti lebaran selesai," ujar Kepala Gudang Bulog Taba Tembilang, Bengkulu Utara, Henopi.

Lanjut, kata dia, hingga ditutupnya penerimaan setara beras, pihaknya telah menerima serapan setara beras sebanyak 133 ton.

"Kalau hingga, kemarin (25, Maret 2025, red), total nya sudah 133 ton. Insyaallah, untuk target Provinsi Bengkulu bisa tercapai 100 persen," ucapnya lagi.

BACA JUGA:Turun Tanam Perdana Tahun 2025, Bulog Diharap Beli Gabah dan Beras Petani Sesuai HPP Rp6.500/Kg

BACA JUGA:Hingga April 2025, Bulog Bengkulu Targetkan Serap 1.023 Ton Beras Petani

Menurutnya, target untuk serapan setara beras 1.000 ton untuk Provinsi Bengkulu akan tercapai 100 persen.

Saat ini, khusus Gudang Bulog Taba Tembilang Bengkulu Utara telah memiliki lima mitra penggilingan, yang menjadi pemasok beras. Dua mitra di Kabupaten Bengkulu Utara, sedangkan tiga mitra lainnya berada di Kabupaten Lebong.

Tag
Share