Jangan Dianggap Sepele!Ternyata Ini Pentingnya Manajemen Risiko dalam Berinvestasi dan Memahami Jenis-jenisnya

Jangan Dianggap Sepele!Ternyata Ini Pentingnya Manajemen Risiko dalam Berinvestasi dan Memahami Jenis-jenisnya-Shutterstock/Amnaj Khetsamtip-
Dimana para investor perlu menyesuaikan jenis investasi dengan profil risiko mereka, apakah mereka bersedia menerima risiko tinggi untuk mendapatkan imbal hasil yang lebih besar, atau lebih memilih investasi dengan risiko rendah dan imbal hasil yang lebih konservatif.
Pengaturan Stop Loss
Kemudian stop loss adalah alat yang digunakan untuk membatasi kerugian pada suatu investasi.
Pasalnya dalam investasi saham, misalnya, seorang investor dapat menetapkan batasan harga di mana mereka akan menjual saham jika harganya turun di bawah level tertentu.
Nantinya dengan cara ini, investor dapat menghindari kerugian lebih besar ketika pasar bergerak tidak sesuai harapan.
BACA JUGA:5 Strategi Keuangan dalam Menghadapi Kenaikan PPN 12% di Tahun 2025 Mendatang
Pemantauan dan Evaluasi Secara Rutin
Lalu risiko pasar tidak dapat diprediksi secara pasti, sehingga pemantauan terhadap kondisi pasar dan kinerja investasi secara rutin sangat diperlukan.
Melakukan evaluasi berkala terhadap portofolio investasi akan membantu investor untuk membuat keputusan yang lebih baik, apakah perlu menambah atau mengurangi investasi pada instrumen tertentu, atau bahkan mengganti strategi investasi.
Membatasi Exposure
Selain itu, mengatur seberapa besar dana yang ditempatkan pada satu jenis investasi juga penting.
BACA JUGA:16 PSN Baru Dibangun tanpa Membebani Keuangan Negara
BACA JUGA:Sistem Keuangan Indonesia di Tengah Tensi Tinggi Geopolitik
Di mana salah satu prinsip dasar dalam manajemen risiko adalah jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang.
Apabila terlalu banyak uang ditempatkan dalam satu jenis investasi, kerugian pada investasi tersebut akan berdampak besar pada keseluruhan portofolio.
Faktanya manajemen risiko merupakan aspek yang sangat penting dalam dunia investasi.
Karena tanpa adanya strategi yang tepat, risiko kehilangan dana yang diinvestasikan menjadi lebih besar.