Krisis Moral, 4 Korban Pelecahan, Asusila dan KDRT Selama Januari 2025
Kadis DPPPA Bengkulu Utara, Solita Meida, S. Pd., M. Pd.-Radar Utara/Abdurrahman Wachid-
RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Dalam kurun waktu satu bulan pertama di tahun 2025, telah terjadi 4 kasus pelecehan, persetubuhan atau asusila dan kekerasan yang menimpa perempuan dan anak.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (DPPA), Bengkulu Utara, Solita Meida, M.Pd., saat ditemui oleh RU, pada hari Jumat 31 Januari 2025.
Tentunya, informasi ini membuat prihatin tentang kondisi sosial masyarakat di daerah ini.
"sepanjang bulan Januari ini sudah ada 4 orang korban yang kita lakukan pendampingan," ujar Solita Meida.
BACA JUGA:Breaking News...! Lecehkan Anak di Rumah Hantu, Pelajar di Bengkulu Diringkus Polisi
BACA JUGA:Ternyata, Oknum Guru Punya 2 Anak Jadi Pelaku Asusila, Baru Honor 6 Bulan
Dari empat orang tersebut, 2 orang diantaranya merupakan korban pencabulan dan atau persetubuhan anak.
Sementara 2 adalah perempuan dewasa, yang menjadi korban persetubuhan dan satu lainnya adalah korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
"2 korban itu anak-anak, dan 2 orang lainnya adalah perempuan dewasa," sambungnya.
Pihaknya menyayangkan kondisi semisal masih terus terjadi di Kabupaten Bengkulu Utara.
Disebutnya, kondisi demikian seharusnya mengetuk pintu hati seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara.
BACA JUGA:DPPPA Sesalkan Oknum Guru Asusila yang Menjadi Pembuka Lembaran Hitam Tahun 2025
BACA JUGA:Oknum Guru SD di Bengkulu Pelaku Asusila, Terancam 20 Tahun Penjara
Krisis moral yang terjadi, menjadi pemicu utama perilaku tercela yang melawan hukum itu terjadi.
