Akurasi Data Jadi Pondasi Penting Dalam Program JKN
Pemutakhiran data kepesertaan dan iuran JKN bagi PPPK dan PPNPN-Radar Utara / Doni Aftarizal-
BENGKULU, RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Dalam pelaksanaan dan keberlangsungan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di tengah-tengah masyarakat, akurasi data dinilai menjadi pondasi yang sangat penting.
Ini terungkap dalam kegiatan pemutakhiran data kepesertaan dan iuran JKN bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) di wilayah Provinsi Bengkulu, yang digelar BPJS Kesehatan, Selasa 21 Januari 2026.
Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Bengkulu, Drs. Khairil Anwar, M.Si mengatakan, inisiatif BPJS Kesehatan dalam memperkuat tata kelola data kepesertaan, patut diberikan apresiasi.
"Apalagi ini menyangkut kepentingan, terutama bagi aparatur dan pegawai di lingkungan satuan kerja vertikal. Sehingga mereka secara keseluruhan, dapat terlindungi BPJS Kesehatan," ungkap Khairil.
BACA JUGA:Patma: Kami Warga Sungai Lisai Sangat Berterimakasih Kepada JKN BPJS Kesehatan
Menurut Khairil, akurasi data kepesertaan menjadi fondasi penting dalam mendukung pelaksanaan dan keberlangsungan Program JKN, serta peningkatan kualitas pelayanan publik terutama di bidang kesehatan.
"Melalui pemutakhiran data JKN terhadap PPPK/PPNPN, dapat memperkuat akses dan meningkatkan pelayanan mutu pada bidang kesehatan bagi masyarakat di Provinsi Bengkulu ini," tegas Khairil.
Sementara itu, Kabag SDM, Umum dan Komunikasi BPJS Kesehatan Cabang Bengkulu, Marta Kusuma mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan akurasi, dan validitas data kepesertaan serta kesesuaian iuran JKN.
"Pemutakhiran ini dinilai menjadi penting, apalagi dengan langkah ini untuk menjamin keberlangsungan pelayanan kesehatan yang optimal dan berkelanjutan bagi seluruh peserta," kata Marta.
BACA JUGA:Pemkab Mukomuko Siapkan Rp9,8 Miliar Bayar JKN 2025
BACA JUGA:Rawat Inap Ditanggung BPJS Kesehatan, Program JKN Solusi Bagi Masyarakat untuk Layanan Kesehatan
Marta menambahkan, dalam upaya pemuktahiran data, yang juga tidak kalah pentingnya sinergi antara BPJS Kesehatan dan seluruh satuan kerja, terutama dalam menjaga ketertiban administrasi serta ketepatan pelaporan data kepesertaan.
“Jadi, pemutakhiran data ini juga merupakan langkah strategis untuk meminimalisasi kendala administrasi pelaksanaan program JKN," tambah Marta.