Wujud Nyata Perjuangan Bupati Huda, Gedung Bulog Puluhan Miliar Siap Dibangun di Mukomuko
Bupati Mukomuko, Wabup dan Sekda saat melakukan pembahasan rencana pembangunan gedung Bulog-Radar Utara/Wahyudi -
MUKOMUKO, RADARUTARA.BACAKORAN.CO – Sebuah capaian besar kembali diraih Kabupaten Mukomuko. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, daerah yang dikenal dengan potensi pertaniannya yang melimpah ini akan memiliki gedung Perum Bulog sendiri, dengan nilai investasi mencapai puluhan miliar rupiah.
Lebih membanggakan lagi, Mukomuko menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Bengkulu yang dipercaya untuk pembangunan gedung baru tersebut, sekaligus tercatat sebagai gedung Bulog keempat yang dibangun secara nasional di luar kantor regional.
Langkah monumental ini terwujud setelah Bupati Mukomuko, Choirul Huda, SH melakukan kunjungan resmi ke Kantor Pusat Perum Bulog di Jakarta, Rabu, 9 Oktober 2025.
Dalam kunjungan itu, Bupati diterima langsung oleh Direktur Utama Perum Bulog beserta jajaran direksi, di antaranya Prof. Sudarsono Hardjosukarto sebagai Direktur SDM dan Umum, Joko Pamungkas selaku Kepala Divisi Umum, dan Epi Sulandari sebagai epala Divisi Hubungan Lembaga.
BACA JUGA:BULOG Dinilai Miliki Peran Sentral Perkuat Kesejahteraan Petani
BACA JUGA:Stabilitas Harga Pangan Terganggu, Mukomuko Butuh Gudang Bulog
Pertemuan yang berlangsung penuh kehangatan itu membahas berbagai hal strategis, termasuk rencana pembangunan gedung Bulog di Kabupaten Mukomuko sebagai pusat pengelolaan pangan, distribusi beras, dan penyerapan hasil pertanian lokal.
Proyek besar ini tidak hanya akan memperkuat infrastruktur pangan daerah, tetapi juga membuka lapangan kerja baru serta memberi dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, terutama para petani.
Menurut Bupati Choirul Huda, kehadiran Bulog di Mukomuko menjadi angin segar bagi dunia pertanian lokal. Selama ini, hasil panen petani sering terkendala dalam hal distribusi dan harga jual. Dengan adanya fasilitas Bulog, rantai pemasaran hasil panen akan lebih pendek, efisien, dan transparan.
“Ini kabar gembira bagi seluruh masyarakat, khususnya para petani Mukomuko. Dengan berdirinya gedung Bulog di sini, hasil panen petani akan terserap lebih cepat dan dengan harga yang layak. Ini bukan sekadar pembangunan gedung, tapi wujud nyata dari perjuangan untuk menyejahterakan petani kita,” ujar Bupati.
Lebih jauh, Bupati menegaskan bahwa Mukomuko memiliki potensi besar di sektor pertanian, terutama padi, jagung, dan tanaman pangan lainnya. Pemerintah daerah terus berupaya menjadikan potensi ini sebagai kekuatan ekonomi rakyat. Karena itu, kehadiran Bulog bukan hanya simbol pembangunan fisik, tetapi juga tanda lahirnya era baru kemandirian pangan di Mukomuko.
BACA JUGA:Mukomuko Butuh Gudang Bulog, Elxsandi: Daerah Sentra Pangan Terabaikan
BACA JUGA:Mukomuko Bakal Dibangun Gudang Bulog
“Selama ini petani bekerja keras, namun harga dan akses pasar sering tidak berpihak pada mereka. Dengan adanya Bulog, kita berharap ada kepastian, baik bagi petani maupun konsumen. Kita ingin Mukomuko menjadi daerah yang mandiri pangan, bahkan menjadi penyuplai untuk wilayah lain,” tambahnya.
