PAUD di Mukomuko Didorong Go Digital
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko, M Zum, ST-Dok. RADARBENGKULU-
MUKOMUKO, RADARUTARA.BACAKORAN.CO – Dunia pendidikan anak usia dini di Kabupaten Mukomuko kini bersiap memasuki era baru.
Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengalokasikan anggaran sebesar Rp400 juta dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025 untuk pengadaan perangkat laptop bagi lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
Langkah ini bukan sekadar pengadaan sarana, tetapi menjadi bagian dari strategi memperkuat kualitas layanan pendidikan sejak jenjang paling dasar.
Laptop yang akan disalurkan nantinya diharapkan mampu membantu lembaga PAUD dalam mengelola administrasi, menyusun laporan perkembangan anak, hingga menyiapkan materi pembelajaran berbasis digital.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko, M. Zum, ST, menjelaskan, proses pengadaan sedang berlangsung melalui sistem e-katalog.
BACA JUGA:29 PAUD Negeri di Mukomuko Terima Bantuan APE Senilai Rp804 Juta
BACA JUGA:PAUD di Mukomuko Bakal Terima Bantuan Laptop Tahun 2025
“Benar, tahun ini ada alokasi Rp400 juta khusus untuk pengadaan laptop PAUD. Tahapannya sedang berjalan. Namun detail jumlah penerima maupun unit laptop masih difinalisasi sesuai hasil pemetaan kebutuhan di lapangan,” ungkapnya.
Kendati jumlah unit belum ia ketahui namun program ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah daerah dalam memperkuat fondasi pendidikan.
“PAUD adalah titik awal pembentukan karakter, kognitif, dan emosional anak. Karena itu, fasilitas berbasis teknologi sangat penting untuk mendukung para pendidik menjalankan tugasnya dengan lebih efektif,” tambahnya.
Pemkab Mukomuko berharap, dengan tersedianya perangkat teknologi, para guru PAUD lebih mudah beradaptasi dengan tuntutan digitalisasi pendidikan.
BACA JUGA:29 PAUD Negeri di Mukomuko Terima Bantuan APE Senilai Rp804 Juta
BACA JUGA:PAUD di Mukomuko Bakal Terima Bantuan Laptop Tahun 2025
"Selain itu, program ini juga menjadi langkah awal agar lembaga pendidikan di daerah tidak tertinggal dalam transformasi digital yang tengah berjalan di dunia pendidikan nasional," pungkasnya. (rel