Iklan doni 2

Jejak Legenda di Citanduy : Menjelajahi Misteri Desa Neglasari

Mengulas cerita mistis Batu Gajah dan tradisi leluhur di desa Neglasari. Pahami ritual sarat makna yang masih dilestarikan di sana.-jabar.jadesta.com-

RADARUTARA.BACAKORAN.CO -  Di balik kesejukan alam Desa Neglasari, Kota Banjar, Provinsi Jawa Barat ternyata tersimpan beragam kisah misteri serta kepercayaan masyarakat lokal yang belum banyak muncul ke publik.

Walaupun tradisi yang ada di Desa Neglasari belum terdokumentasi secara resmi, akan tetapi menurut kepercayaan masyarakat setempat mengatakan jika di desa ini terdapat legenda yang hingga saat ini masih hidup yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur desa tersebut.

Jejak Legenda di Sekitar Sungai Citanduy

Sungai Citanduy merupakan salah satu sungai yang mengalir melintasi Desa Neglasari yang dipercaya oleh masyarakat yang tinggal di desa tersebut memiliki kekuatan gaib.

Menurut kepercayaan tradisional masyarakat Sunda, sungai sering kali  dikaitkan dengan keberadaan sosok makhluk tak kasat mata maupun dikenal dengan roh penjaga alam.

BACA JUGA:Menguak Mitos Situ Lengkong Panjalu Serta Kaitannya Dengan Prabu Borosngora Raja Kerajaan Panjalu

BACA JUGA:Mengulik Misteri Kutukan di Balik Pintu Garasi Mobil Soekarno yang Ada di Bandung

Di beberapa wilayah yang ada di Jawa Barat, masyarakat lokal percaya jika pelanggaran terhadap norma alam, seperti menangkap ikan sembarangan maupun membuang sampah sembarangan akan dapat mengundang marah sosok gaib penunggu sungai tersebut.

Menurut kepercayaan masyarakat Desa Neglasari, jika banjir datang dari Sungai Citanduy maka ini merupakan peringatan dari alam atau kemarahan sosok gaib penjaga sungai akibat ulah manusia yang tidak bertanggung jawab.

Cerita Mistis Batu Gajah Serta Kepercayaan Leluhur

Walaupun belum ditemukan bukti fisik yang jelas tentang Batu Gaja, akan tetapi beberapa masyarakat mengatakan jika batu gaja merupakan sebuah batu besar yang menurut cerita menyerupai gajah serta dipercaya oleh masyarakat sebagai simbol dari kutukan maupun tempat tinggal para makhluk tak kasat mata.

Di dalam kepercayaan budaya Sunda, kepercayaan terhadap batu-batu besar yang memiliki kekuatan gaib atau tempat keramat hingga saat ini masih mengakar kuat.

BACA JUGA:Mengenal Kujang dan Bedog, Senjata Tradisional Sunda Nan Meleganda

BACA JUGA:Gunung Padang Jabar Jejak Era Megalitikum, Dipercaya Berusia 25.000 Tahun

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan