APBD-Perubahan, 4 Ribu Keluarga Antre Program Bedah Rumah
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman, Kabupaten Bengkulu Utara, Ir. Suharto Handayani-Radar Utara / Abdurrahman Wachid-
RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Antrean penerima program bedah rumah di Kabupaten Bengkulu Utara masih mengular, terdapat lebih dari 4.000 keluarga menunggu sambil berusaha.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Pemukiman, Kabupaten Bengkulu Utara, Ir. Suharto Handayani, saat dibincangi radarutara.bacakoran.co pada hari Senin, 4 Agustus 2025 di sela-sela kerjanya.
Ia mengatakan, pada tahun 2025 ini, ia hanya memiliki program bedah rumah sebanyak 8 unit rumah.
Rerata anggaran per unit rumah dianggarkan Rp 17,5 juta dengan rincian Rp 15 juta untuk bahan material sedangkan Rp 2,5 juta untuk biaya upah tukang.
BACA JUGA:Pemkab Mukomuko Siapkan Rp700 Juta untuk Program Bedah Rumah 2026
BACA JUGA:Dinas Perkim Mukomuko Usulkan Program Bedah Rumah Tahun 2026
"lima unit rumah sudah selesai di APBD murni ini, sedangkan tiga unit lagi di APBD Perubahan nanti," ucapnya.
Tentu, kata dia, dalam menentukan penerima program bedah rumah ini pemerintah tidak asal tunjuk.
Melainkan pemerintah memiliki penilaian khusus yang harus tercukupi oleh para penerima program ini.
Syaratnya meliputi, tinggal di rumah tidak layak huni, memiliki dan menguasai hak atas tanah, berpenghasilan maksimal setara dengan Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), terpenting penerima bersedia berpartisipasi aktif dalam proses pembangunan atau renovasi rumah, baik dilakukan secara swadaya, berkelompok maupun tanggung renteng.
Ia tidak menampik bahwa pada tahun 2025 ini, program bedah rumah di Kabupaten Bengkulu Utara sangat anjlok drastis dari tahun-tahun sebelumnya.
BACA JUGA:Bedah Rumah Milik 38 Keluarga Kurang Mampu Segera Dilaksanakan
BACA JUGA:Pelaksanaan Bedah Rumah Tunggu Tim Pendamping Terbentuk
Padahal, fakta di lapangan, masih banyak antrean yang sangat menunggu-nunggu program ini.
