Iklan doni 2

Logistik, BBM dan Listrik di Enggano, Hanya Bertahan Sepekan Lagi

Masyarakat Enggano bergotongroyong menurunkan logistik dari kapal-Radar Utara / Doni Aftarizal-

BENGKULU.RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Logistik berupa Bahan Kebutuhan Pokok (Bapok), Bahan Bakar Minyak (BBM), serta listrik di Pulau Enggano Kabupaten Bengkulu Utara, diprediksi hanya bertahan selama sepekan lagi.

Demikian disampaikan Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Kecamatan Enggano, Redy Heloman Kaitora, S.Sos, Minggu 13 April 2025.

"Alhamdulillah, tadi sejumlah logistik yang dibawa masyarakat Enggano dari daratan Bengkulu dengan menggunakan kapal nelayan, sudah tiba," ungkap Redy.

Setidak-tidaknya, lanjut Redy, kedatangan logistik yang merupakan milik masyarakat Enggano untuk mengisi warung, bisa mencukupi hingga sepekan ke depan.

BACA JUGA:Senin Petang, Belasan Ton Bantuan Pangan Pemda Bengkulu Utara Menuju Enggano

BACA JUGA:5 Ribu Orang di Pulau Terluar Terancam Krisis Pangan dan Energi, Butuh 33 Ton Beras Untuk Enggano

"Sebenarnya kebutuhan masyarakat yang sangat menipis itu seperti gula, kopi, telur, minyak goreng dan lainnya. Kalau beras, masih cukuplah untuk kebutuhan hingga sepekan ke depan," kata Redy.

Karena, sambung Redy, beberapa desa di Pulau Enggano, saat ini tengah memasuki masa panen padi. Seperti di Desa Banjar Sari, Kahyapu dan Ka'ana.

"Dari informasi yang kita terima, besok pemerintah daerha (Pemda) berencana mengirim Beras Cadangan Pemerintah (BCP) ke Enggano. Jadi kita berharap mudah-mudahan besok dapat terealisasi," ujar Redy.

Menurut Redy, selain beras yang juga diprediksi hanya bertahan seminggu, yakni ketersediaan BBM bersubsidi dan BBM industri untuk listrik di Pulau Enggano.

BACA JUGA:Distribusikan Bansos Kebakaran ke Pulau Enggano, Begini Pesan Wabup Sumarno

BACA JUGA:Masyarakat Enggano Murka, Pelindo Apa Kabar?

"BBM bersubsidi sejauh ini masih ada di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), disamping itu juga ada yang dijual eceran dengan harga Rp 14 ribu per liter. Kalau di SPBU sudah habis, pasti harga ecera bisa melonjak lagi," papar Redy.

BBM bersubsidi untuk masyarakat di kirim ke Pulau Enggano ini, terakhir itu sebelum Idul Fitri 1446 Hijriyah. Jadi pihaknya juga berharap BBM ini dapat segera dikirim.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan