Anggaran Beasiswa dan Riset Tetap Aman

Kemenkeu sebagai pembentuk LPDP menjamin efisiensi ini tidak berdampak pada penerima beasiswa LPDP, baik yang sedang berjalan maupun di tahun-tahun berikutnya. Termasuk juga anggaran riset.-lpdp.kemenkeu.go.id-

“Kegiatan yang sifatnya seremonial seperti ngasih pembekalan kepada calon penerima beasiswa kalau tadinya kita kumpulkan di hotel sekarang melalui daring. Jadi itu menghemat biaya,” ujar Dirut LPDP.

BACA JUGA:Ayo Buruan Daftar Beasiswa LPDP Tahap I 2025

BACA JUGA:LPDP Punya 7 Beasiswa Prioritas? Yuk Simak Penjelasannya

Selain itu, LPDP juga mengurangi program belanja modal seperti alokasi untuk Dana Abadi Perguruan Tinggi sebesar Rp400 miliar, Dana Abadi Kebudayaan Rp55,9 miliar, dan Dana Abadi Layanan Riset BRIN Rp750 miliar. Dengan demikian, pagu setelah efisiensi menjadi Rp10,676 triliun atau penghematan sebanyak Rp1,2 triliun.

Beasiswa Perguruan Tinggi

Mengutip laman LPDP, pendaftaran Beasiswa LPDP sepanjang tahun 2024 dan telah menerima 8.508 awardee jenjang S2 dan S3 di dalam maupun luar negeri. Rinciannya untuk Program Umum 24.791 awardee, Program Targeted 15.074 awardee, Program Afirmasi 13.722 awardee, dan Program Prioritas 421 awardee. Berbagai program beasiswa dirancang untuk memenuhi demografi pendaftar dalam upaya menciptakan keadilan dan pemerataan.

BACA JUGA:Era Kepempinan Kada Baru, Program Beasiswa Perangkat Desa Berlanjut?

BACA JUGA:Beasiswa Sekolah Berasrama Gratis Baznas untuk Pelajar SMP

LPDP juga mendanai berbagai program beasiswa yang dijalankan oleh Kemendikbudristek dan Kemenag. Bila di total, maka jumlah adalah 54.008 orang yang telah menerima pendanaan beasiswa dari LPDP.

Kontribusi pengabdian para alumni penerima beasiswa LPDP turut dipanen. Sampai saat ini tercatat ada 20.824 orang alumni yang berkarya di banyak sektor bidang sesuai keahlian masing-masing. Memastikan bahwa SDM unggul sedang mengaplikasikan hasil pendidikan terbaik dari beasiswa LPDP.

Pendanaan Riset Inovatif

Riset adalah wajah peradaban bangsa modern. Semakin banyak riset berbasis ilmu pengetahuan yang dilakukan oleh anak bangsa, makin mandiri dan bereputasi pula bangsa ini. Kemajuan teknologi juga kian bisa dicapai dan membawa dampak besar pada peningkatan kesejahteraan ekonomi.

BACA JUGA:Yuk Kuliah Gratis S2-S3 di AS Lewat Beasiswa Fulbright 2025

BACA JUGA:Daftar Yuk Beasiswa CCI Aminef 2025 ke Amerika Serikat

Semenjak awal LPDP punya keberpihakan pada pemajuan iklim riset di Indonesia. Salah satu isu utama dalam riset adalah perlunya jaminan pendanaan berkelanjutan, mengingat biaya besar menanti dalam tiap proyek riset. Layanan perdana LPDP adalah pembiayaan riset yang kemudian dikenal sebagai program RISPRO (Riset Inovatif Produktif).

Dari kelolaan Dana Abadi Penelitian, sejak 2013 program pendanaan berjalan telah menghasilkan 3.241 judul riset. Sebanyak 1.069 diantaranya kini telah selesai dan hasilnya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. (**)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan