Wajib Tau, Ini Ciri-ciri Memiliki Darah Rendah.
Editor: Ependi
|
Sabtu , 25 Jan 2025 - 07:36

Wajib Tau, Ini Ciri-ciri Memiliki Darah Rendah-detik.com-
RADARUTARA.BACAKORAN.CO.- Darah rendah, atau yang dikenal sebagai hipotensi, adalah keadaan di mana tekanan darah turun di bawah standar normal, yakni di bawah 90/60 mmHg. Ketika hal ini terjadi, organ-organ vital dalam tubuh seperti otak, jantung, dan paru-paru tidak menerima pasokan darah yang memadai. Akibatnya, kondisi ini dapat memicu beberapa gejala, seperti mual dan pusing.
Darah rendah dapat kambuh disebabkan oleh berbagai faktor, seperti hipotensi ortostatik, berdiri dalam waktu lama, kelainan jantung, atau dehidrasi. Dengan memahami ciri-ciri kambuhnya darah rendah, kita dapat memberikan penanganan yang tepat untuk mencegah risiko komplikasi yang mungkin terjadi.
Penting untuk mengenali ciri-ciri kambuhnya darah rendah agar kondisi ini dapat ditangani dengan cepat. Penyebab darah rendah bisa bermacam-macam, mulai dari perubahan posisi tubuh yang tiba-tiba, efek samping penggunaan obat, hingga adanya penyakit tertentu.
Nah, berikut ini beberapa Ciri-ciri Darah Rendah Yang Wajib Kamu Tau.
BACA JUGA:Jarang Diketahui, Ternyata Begini Tips Menurunkan Tensi Darah Tinggi Menjadi Normal Dengan Efektif.
1.Dada Berdebar
Dada terasa berdebar-debar ketika tekanan darah rendah. Penurunan tekanan darah bisa menyebabkan aliran darah berkurang, sehingga organ tubuh berisiko kekurangan oksigen dan nutrisi yang penting.
Sebagai respons, tubuh berusaha meningkatkan aliran darah dengan memompa darah lebih cepat dan kuat. Inilah yang mengakibatkan terjadinya perasaan berdebar pada dada saat tekanan darah menurun.
Sesak Napas
Sesak napas merupakan salah satu gejala yang perlu diwaspadai sebagai tanda-tanda kambuhnya tekanan darah rendah. Kondisi ini terjadi ketika suplai darah ke otot jantung tidak mencukupi, yang mengakibatkan timbulnya sesak napas.
Keringat Dingin
Keringat dingin yang muncul sesekali dan dapat mereda dengan sendirinya umumnya bukanlah sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Namun, jika keluhan ini sering kali kembali, Anda harus lebih waspada, karena bisa jadi ini merupakan salah satu tanda bahwa Anda mengalami tekanan darah rendah.
Ketika tekanan darah menurun, organ-organ dan jaringan tubuh dapat mengalami kekurangan oksigen, yang mengakibatkan fungsinya tidak berjalan dengan optimal. Salah satu gejala yang dapat muncul akibat kondisi ini adalah keringat dingin.
Selain disebabkan oleh tekanan darah rendah, keringat dingin juga bisa dipicu oleh rendahnya kadar gula darah, serangan jantung, atau gangguan hormonal.
4.Pusing
Pusing adalah gejala yang sering dialami ketika tekanan darah rendah kambuh. Biasanya, keluhan ini muncul saat seseorang berpindah posisi dengan cepat, seperti dari duduk atau berbaring ke berdiri, yang dikenal sebagai hipotensi ortostatik.
Selain itu, pusing juga bisa terjadi akibat kekurangan cairan dalam tubuh. Ketika tubuh dehidrasi, aliran darah ke otak menjadi tidak lancar, sehingga otak kekurangan oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan. Akibatnya, pusing dan sakit kepala pun dapat muncul.
BACA JUGA:4 Rekomendasi Olahraga yang Cocok Bagi Penyitas Darah Rendah, Yuk Penderita Darah Rendah Merapat!
5.Penglihatan kabur
Salah satu tanda lain dari kondisi darah rendah adalah penglihatan yang kabur. Keluhan ini sering terjadi ketika Anda bangkit secara mendadak dari tempat tidur dan langsung berdiri.
Ketika hal ini terjadi, tubuh memerlukan waktu lebih lama untuk mengalirkan darah kembali dari pembuluh darah di kaki, yang menyebabkan Anda merasakan pusing dan penglihatan menjadi kabur.
6.Pingsan
Pingsan biasanya disebabkan oleh perubahan posisi tiba-tiba dari berbaring ke berdiri, yang mengakibatkan aliran darah kesulitan mencapai otak. Selain itu, serangan darah rendah juga membuat organ tubuh, termasuk otak, tidak mendapatkan pasokan oksigen dan nutrisi yang cukup, sehingga dapat memicu terjadinya pingsan.
7.Mual
Mual merupakan salah satu ciri yang sering muncul ketika seseorang mengalami tekanan darah rendah. Hal ini disebabkan oleh kurangnya suplai darah ke organ-organ pencernaan, seperti perut dan lambung. Ketika kondisi ini terjadi, tubuh akan melepaskan zat-zat kimia yang memicu rasa mual, hingga keinginan untuk muntah.
BACA JUGA:4 Rekomendasi Olahraga yang Cocok Bagi Penyitas Darah Rendah, Yuk Penderita Darah Rendah Merapat!
Selain itu, terdapat hubungan yang erat antara otak dan saluran pencernaan. Penurunan aliran darah ke otak bisa merangsang pusat muntah yang terdapat di dalam otak, sehingga meningkatkan kecenderungan untuk muntah.
8.Tubuh Mudah Lemah
Tubuh yang mudah lelah adalah salah satu tanda terjadinya penurunan kadar darah. Keadaan ini disebabkan oleh kurangnya aliran darah yang memadai ke organ-organ tubuh, sehingga mereka harus bekerja lebih keras. Sebagai akibatnya, energi tubuh cepat terkuras dan terasa lelah.
Selain itu, rendahnya kadar darah dapat menghambat pasokan oksigen dan nutrisi ke organ-organ vital. Ketidakcukupan ini mengakibatkan fungsi organ terganggu, yang pada gilirannya membuat tubuh cepat merasa lelah.
Untuk menangani dan mencegah terjadinya darah rendah, Anda dapat melakukan beberapa langkah sederhana. Pastikan untuk mengonsumsi air putih minimal 8 gelas setiap hari, batasi asupan minuman beralkohol, cukup beristirahat, serta hindari perubahan posisi tubuh yang tiba-tiba.
Jika Anda merasakan gejala yang mirip dengan ciri-ciri darah rendah, terutama setelah melakukan aktivitas tertentu, mengonsumsi obat-obatan seperti diuretik, atau sedang menghadapi masalah kesehatan lainnya, segeralah berkonsultasi dengan dokter tanpa menunda.(*)