
"Gas subsidi itu hanya untuk warga miskin dan para pelaku usaha mikro kecil menengah. Bukan untuk orang kaya. Kalau orang kaya juga ikut memburu gas subsidi, jelas berapapun pasokannya akan tetap kurang. Maka dari itu saya minta kepada pangkalan agar dapat menjual gas subsidi tersebut sesuai peruntukannya," ingatnya.
BACA JUGA:Pertashop Pastikan Siap Jadi Penyalur Gas Melon
Sementara itu, Wakil Bupati Mukomuko Rahmadi AB menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak resah. Pasalnya, dari sidak yang dilakukan. Untuk stok gas elpiji 3 kilogram masih normal termasuk mengenai harga masih mengacu pada harga eceran tertinggi.
“Saya minta kepada masyarakat Kabupaten Mukomuko untuk tidak panik karena dari hasil sidak tidak adanya kelangkaan gas subsidi ini,” pungkas. (rel)