Ujung Tahun 2025, 4.369 Calon PPPK Paruh Waktu Dilantik
Sri Hartika-Radar Utara/ Doni Aftarizal-
BENGKULU, RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Penghujung tahun 2025 tepatnya Rabu 31 Desember 2025, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu mengagendakan pelantikan secara massal terhadap 4.369 calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu.
Demikian disampaikan Kabid Pengadaan Pengembangan dan Informasi Kepegawaian (PPIK) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Bengkulu, Sri Hartika, Selasa 30 Desember 2025.
Menurut Sri, pelantikan calon PPPK Paruh Waktu tersebut, diagendakan berlangsung pukul 16.30 WIB besok. Bagi yang dilantik, diharapkan kehadirannya 30 menit sebelum jadwal pelantikan.
"Pelantikan besok juga ditandai dengan pembagian Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai PPPK Paruh Waktu, yang dipusatkan di halaman Masjid Raya Baitul Izzah," ungkap Sri.
BACA JUGA:PPPK Paruh Waktu Harus Buktikan Kinerja Lebih Hebat dari Honorer
BACA JUGA:Jelang Pelantikan, Segini Gaji yang Akan Diterima oleh PPPK Paruh Waktu?
Disamping itu, lanjut Sri, seluruh calon PPPK Paruh Waktu yang dilantik, mengenakan pakaian Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) lengkap dengan atribut.
"Untuk laki-laki dilengkapi dengan peci, sementara perempuan yang beragama Islam mengenakan jilbab hitam. Selain itu juga harus mengenkana PIN KORPRI dan bendera merah putih, serta nameplate,” ujar Sri.
Sri menjelaskan, pengangkatan ribuan PPPK paruh waktu ini merupakan implementasi dari kebijakan pemerintah pusat, yang bertujuan untuk mengisi kebutuhan tenaga ahli, tenaga teknis, maupun tenaga administrasi pada unit-unit tertentu.
"Posisi paruh waktu memungkinkan pemerintah mendapatkan talenta-talenta kompeten, termasuk dari kalangan profesional, ahli, atau masyarakat," jelas Sri.
BACA JUGA:Ribuan PPPK Paruh Waktu 'Serbu' BKPSDM Bengkulu Utara
BACA JUGA:Tinggal Menyisakan Enam Orang, Penetapan NI PPPK Masuki Tahap Akhir
Sri menambahkan, kehadiran 4.369 PPPK ini diharapkan dapat menjadi daya ungkit signifikan, terutama bagi peningkatan kualitas pelayanan publik di Bengkulu.
"Mereka diharapkan dapat mendukung program prioritas, dan mempercepat proses administratif yang berdampak langsung pada masyarakat. Kita berharap dengan integritas dan kompetensi yang mereka miliki, dapat berkontribusi nyata untuk kemajuan Bengkulu,” tambah Sri.
