Iklan doni 2

Warga Bukit Berlian Swadaya Perbaiki Jalan Rusak Parah

Gotong royong warga desa bukit berlian-Radar Utara / Sigit Haryanto-

KETRINA, RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Berbagai unsur elemen masyarakat Desa Bukit Berlian, Kecamatan Ulok Kupai, Kabupaten Bengkulu Utara, kompak melakukan aksi swadaya memperbaiki jalan yang mengalami kerusakan parah, Minggu 28 Desember 2025.

Aksi gotong royong tersebut dilakukan secara mandiri melalui hasil patungan masyarakat, dukungan pihak perusahaan, serta donatur lainnya yang turut berpartisipasi. 

Perbaikan terpaksa dilakukan lantaran kondisi jalan di sepanjang jalan poros Bukit Indah dinilai sudah sangat memprihatinkan.

Kerusakan terparah bahkan menyebar di sejumlah titik tanjakan dan beberapa ruas jalan lain yang setiap harinya padat dilalui pengguna jalan. 

BACA JUGA:Bupati Pantau Pengamanan Natal 2025, Pastikan Perayaan Berjalan Lancar dan Kondusif

BACA JUGA:Pastikan Kualitas dan Progres, Wagub Mi'an Tinjau Pembangunan Jalan di MSS

Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengendara dan berpotensi menimbulkan dampak yang lebih luas apabila tidak segera ditangani.

Tak ingin risiko kecelakaan terus mengancam, masyarakat yang dikoordinatori oleh pemerintah desa setempat berinisiatif melakukan perbaikan swadaya dengan membeli material berupa semen dan pasir. 

Material tersebut digunakan untuk menambal sulam hingga mengecor titik-titik jalan yang rusak parah.

Pemdes Bukit Berlian melalui Wakil Ketua BPD Bukit Berlian, Mulyadi, mengatakan bahwa pengecoran jalan kabupaten ini berangkat dari keprihatinan warga terhadap kondisi jalan yang dari hari ke hari semakin rusak.

BACA JUGA:Sambut Nataru, Polsek Bersama Warga Urai Tambal Jalan Berlubang di Jalinbar

BACA JUGA:Pemkab Proyeksikan Rp 2,5 Miliar Untuk Link Jalan Tanjung Dalam ke Kantor Camat

“Kerusakan jalan ini sangat menyulitkan aktivitas masyarakat, mulai dari anak-anak yang berangkat ke sekolah, kegiatan perdagangan, hingga aktivitas perekonomian lainnya,” ujar Mulyadi.

Diakui Mulyadi, seluruh kegiatan pengecoran jalan dilakukan melalui dana swadaya masyarakat dari berbagai elemen yang secara sukarela patungan untuk membeli material seperti semen dan pasir.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan