Iklan doni 2

Pemkab Mukomuko Usulkan 8 Jembatan Baru ke Pemerintah Pusat

Kepala Dinas PUPR Mukomuko, Ir Apriansyah, ST, MT-Radar Utara/ Wahyudi -

MUKOMUKO, RADARUTARA.BACAKORAN.CO – Memasuki tahun anggaran 2026, Pemkab Mukomuko telah mengusulkan pembangunan delapan unit jembatan strategis kepada pemerintah pusat. Upaya ini untuk percepatan pembangunan infrastruktur dasar yang merata dan berkelanjutan.

Sebab hingga sekarang ini masih terdapat sejumlah titik penghubung antarwilayah yang bergantung pada jembatan tua, jembatan darurat, hingga akses terbatas yang rawan terputus saat musim hujan.

Adapun delapan jembatan yang kembali diusulkan tersebut meliputi Jembatan Lubuk Selandak, Jembatan Permanen Talang Buai, Jembatan Permanen Pondok Lunang, Jembatan Permanen Pondok Suguh, Jembatan Dua Jalur SP 6, Jembatan Sungai Gading Besar, Jembatan Gantung Roda Dua Resno, serta Jembatan Permanen SP 5 Air Putih. Seluruh usulan ini disusun berdasarkan kebutuhan lapangan, tingkat urgensi, serta peran strategisnya dalam membuka isolasi wilayah.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mukomuko, Ir. Apriansyah, ST, MT menegaskan bahwa pengusulan kembali proyek-proyek tersebut merupakan hasil kajian teknis dan aspirasi masyarakat yang telah dihimpun secara berjenjang. Menurutnya, sebagian jembatan berada di jalur vital penghubung sentra produksi pertanian, perkebunan, serta kawasan permukiman yang selama ini sangat bergantung pada kondisi cuaca.

BACA JUGA:Rangka Jembatan Lubuk Silandak Diangkut, Pemkab Siapkan Skema Pemasangan 2026

BACA JUGA:Pembangunan Jembatan Lubuk Silandak Diusulkan Lewat Skema Inpres 2026

“Pembangunan delapan jembatan ini kami usulkan kembali ke pemerintah pusat untuk tahun 2026. Ini bukan sekadar keinginan daerah, tetapi kebutuhan nyata masyarakat di lapangan. Jika jembatan-jembatan ini terealisasi, maka arus barang, mobilitas warga, hingga akses layanan kesehatan dan pendidikan akan jauh lebih lancar,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemkab Mukomuko telah menyiapkan dokumen pendukung, mulai dari perencanaan teknis hingga data kondisi eksisting di lapangan, sebagai bentuk keseriusan daerah dalam memperjuangkan program tersebut. Pemkab juga berharap adanya dukungan penuh dari pemerintah pusat agar pembangunan infrastruktur tidak hanya terpusat di wilayah tertentu, melainkan menyentuh daerah-daerah yang selama ini masih tertinggal dari sisi konektivitas.

Dengan kembali diusulkannya delapan jembatan strategis ini, Pemkab Mukomuko terus berupaya untuk memperjuangkan pemerataan pembangunan. Harapannya, ke depan tidak ada lagi wilayah yang terisolasi, tidak ada lagi aktivitas ekonomi yang terhambat hanya karena keterbatasan akses.

"Infrastruktur yang kuat diyakini menjadi pondasi utama bagi kemajuan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh," pungkasnya. (rel)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan