Iklan doni 2

Kemendagri: Distribusi Bantuan Dapat Dilakukan via Darat Sumut-Langsa

Suasana perkotaan Aceh Tamiang pascabanjir bandang di Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (4/12/2025). Berdasarkan data Posko Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh pada Selasa (2/12/2025) sejumlah 1.452.185 jiwa terdampak bencana hidrometeorologi ya-ANTARA FOTO/Bayu Pratama-

RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Safrizal ZA, menyatakan distribusi bantuan untuk korban bencana alam banjir, dan tanah longsor untuk Provinsi Aceh sudah dapat dilakukan lewat Sumatra Utara hingga Langsa.

“Alhamdulillah bagi yang ingin mendistribusikan bantuan untuk Aceh, khususnya Aceh Tamiang, Aceh Timur dan Langsa dapat via darat lewat Sumatera Utara karena sudah terhubung,” kata Safrizal melalui keterangan resmi, Sabtu (6/12/2025).

Pernyataan itu disampaikan terkait perkembangan distribusi bantuan jalur darat di Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh.

Safrizal mengatakan, dengan pulihnya jalur transportasi hingga Langsa tersebut akan mempercepat mobilisasi bantuan untuk korban bencana yang melanda Masyarakat di Kawasan Timur Aceh.

Menurut Safrizal, distribusi bantuan dari tin Satgas Nasional dilakukan melalui Bandara Internasional di Sumatera, dan dikirim langsung ke Aceh dengan waktu tempuh hanya 3 sampai 4 jam via darat.

BACA JUGA:Mentan Kumpulkan Rp75,85 Miliar untuk Bencana Sumatra

BACA JUGA:Kemenhub Tanggap Bencana, Dukung Pemulihan di Sumatra

“Artinya, jika ada yang ingin mengirimkan bantuan untuk Aceh dapat melalui Posko yang ada di Bandara di Sumatera Utara yang nantinya akan didistribusikan langsung ke Aceh lewat jalur darat,” katanya.

Safrizal mengatakan, apabila didistribusikan dari Banda Aceh masih membutuhkan waktu karena jalur transportasi masih belum terhubung antara Aceh Utara dengan Bireuen.

Safrizal menegaskan, untuk bantuan yang ada di Poko Lanud Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang Aceh Besar didistribusikan untuk operasi di daerah pegunungan seperti Gayo Lues, Aceh Tengah, Bener Meriah dan Aceh Tengah termasuk daerah yang belum terjangkau jalur darat.

Sementara itu, jumlah korban meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor yang melanda Sumatra Utara (Sumut), Sumatra Barat (Sumbar), dan Aceh berdasarkan data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dirilis Sabtu (6/12/2025) mencapai 914 jiwa. (**)

 

Sumber Infopublik.id

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan