Profil Talenta ASN Jadi Dasar Mutasi di Mukomuko
Profil Talenta ASN Jadi Dasar Mutasi di Mukomuko-Radar Utara/ Wahyudi -
MUKOMUKO, RADARUTARA.BACAKORAN.CO — Pemerintah Kabupaten Mukomuko kembali menegaskan komitmennya dalam membangun birokrasi yang profesional, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik berkualitas.
Sebelum pelaksanaan mutasi jabatan, seluruh pejabat eselon II, III, dan IV terlebih dahulu mengikuti rangkaian kegiatan Profil Talenta ASN, sebuah proses pemetaan komprehensif untuk melihat potensi dan kualitas setiap Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Kegiatan yang digelar di Bengkulu ini bukan sekadar formalitas. Di dalamnya, setiap ASN diuji dari berbagai sisi penting, mulai kualifikasi pendidikan, kompetensi teknis, kemampuan manajerial, karakter kepemimpinan, serta rekam jejak kinerja.
Proses ini menghadirkan gambaran utuh tentang kapasitas seorang pegawai, sekaligus memastikan bahwa penempatan jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mukomuko dilakukan secara tepat, objektif, dan terukur.
Bupati Mukomuko, H. Choirul Huda, SH, menegaskan bahwa mutasi adalah bagian wajar dari dinamika organisasi pemerintahan. Ia menyebutkan, penyegaran pejabat justru menjadi kunci dalam menjaga ritme kerja birokrasi agar tetap produktif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
BACA JUGA:27 Pejabat Eselon II Ketar-ketir, Usulan Mutasi Sudah Dikirim ke BKN
BACA JUGA:Usai Job Fit, Sinyal Mutasi Eselon II dan III di Mukomuko Makin Kuat
“Mutasi itu hal biasa. Namun yang lebih penting adalah bagaimana prosesnya dilakukan secara profesional. Profil Talenta ASN ini menjadi fondasinya. Kita ingin setiap pejabat berada pada posisi yang tepat, sesuai kemampuan dan kompetensinya,” ungkapnya.
Dengan sistem pemetaan talenta ini, pemerintah daerah memiliki pedoman yang kuat dalam menentukan arah karir para ASN. Keputusan promosi, rotasi, maupun pengembangan karir tidak lagi sebatas kebutuhan sesaat, melainkan berdasarkan data dan analisis kompetensi yang terukur. Selain itu, Profil Talenta ASN juga diharapkan menjadi pintu untuk mendorong setiap pejabat meningkatkan kualitas diri.
"Karena di era pelayanan publik yang semakin menuntut kecepatan dan ketepatan, kemampuan beradaptasi dan mentalitas melayani menjadi syarat mutlak," jelasnya.
Pemkab Mukomuko meyakini, birokrasi yang kuat berawal dari sumber daya manusia yang unggul. Dan sumber daya manusia yang unggul tidak lahir begitu saja. Ia harus dibina, diarahkan, diuji, dan ditempatkan sesuai kapasitas terbaiknya. Dengan langkah-langkah pembenahan seperti ini, Pemerintah Kabupaten Mukomuko mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga semangat perubahan positif.
"Karena birokrasi yang profesional bukan hanya kebutuhan pemerintah, tetapi kebutuhan kita semua demi pelayanan publik yang lebih baik dan pembangunan daerah yang terus bergerak maju," pungkasnya. (rel)
