Iklan doni 2

Panen Padi Bersamaan Musim Penghujan, Butuh Waktu & Biaya Lebih

Panen Padi Bersamaan Musim Penghujan, Butuh Waktu & Biaya Lebih-Radar Utara / Eri Helmian-

RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Musim panen tentunya hal yang sangat dinanti-nantikan oleh para petani padi, setelah berbulan-bulan menanam dan merawat padi di sawah.

Sayangnya, tibanya musim panen sering dibarengi dengan musim hujan, seperti yang kerap dirasakan petani padi Kelurahan Kemumu Kecamatan Arma Jaya yang merupakan wilayah dengan intensitas curah hujan tinggi.

Pada bulan oktober ini, lagi lagi petani padi Kemumu harus menghadapi musim penghujan. 

Di tengah tengah kegembiraan mereka di musim panen, harus berkutat dengan cuaca yang kurang bersahabat.

BACA JUGA:Teknologi Pertanian, Panen Padi dengan Combine, Praktis, Cepat dan Hemat

BACA JUGA:Petani Padi Kewalahan Hadapi Serangan Burung Pipit

Masalah mendasar yang menjadi kendala saat musim hujan yakni lamanya waktu pemanenan, kegiatan pemanenan yang semestinya rampung satu hari, bisa molor hingga dua atau tiga hari.

Hal ini tentu membuat para pemanen rugi waktu dan pemilik lahan harus mengeluarkan biaya tambahan. 

Seperti yang disampaikan salah satu pemanen padi di area persawahan Kemumu, Gojek (40 tahun) beberapa waktu lalu.

"Hujan menjadi kendala yang tidak bisa diatasi. Kalau saja hujannya turun setelah kita mengumpulkan padi yang sudah disabit, itu agak mendingan, karena kita bisa akali dengan memasang terpal sebagai pelindung. 

BACA JUGA:Gara-gara Burung, Petani Padi di Lubuk Sanai Gelisah

BACA JUGA:Petani Selagan Raya Tunda Tanam Padi Akibat Irigasi Rusak

Dan proses perontokan padi masih bisa dikerjakan. Tapi kalau hujan turun sebelum pengumpulan, ya harus menunggu kering atau besoknya lagi baru dilanjut" ungkap Gojek.

Diperjelas Gojek, musim panen padi yang dibarengi musim hujan, bukan hanya mempersulit saat pemanenan, akan tetapi juga berimbas pada proses penjemuran padi. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan