Iklan doni 2

Jumlah ASN Tembus 5.707 Orang, Belanja Pegawai 590,81 Milyar

Jumlah ASN Tembus 5.707 Orang, Belanja Pegawai 590,81 Milyar-Radar Utara / Abdul Gafur-

RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Paceklik fiskal Pemda tahun 2026, sudah dihadapkan dengan menu wajib yang tak bisa dihindar. Salah satunya, Belanja Pegawai. 

Pemda Bengkulu Utara, sebagai kabupaten dengan transfer anggaran terbesar di Provinsi Bengkulu, itu pun anjlok nyaris 130 miliar, memiliki beban anggaran bongsor di sektor kepegawaian. Kini menuju 600 miliar. 

Dalam pelantikan ASN (PNS dan PPPK) yang SK-nya langsung diberikan oleh Bupati Arie Septia Adinata,SE,MAP, artinya kian menambah beban anggaran wajib daerah sejak bulan depan tahun berjalan.

Saat itu, Kepala Daerah, bilang dirinya bukanlah pejabat administratif. Tapi, merupakan pejabat pembuat program. Untuk itu, Arie meminta ASN yang dilantik, memiliki spirit untuk menunjukkan performa terbaiknya dalam menjalankan roda pemerintahan sesuai tupoksinya masing-masing. 

BACA JUGA:Belanja Pegawai Membengkak, Transfer Pusat ke Daerah Berpotensi Ditunda

BACA JUGA:Wagub Jabar 2025 Konflik dengan Sekda, Sempat Soroti Iuran ASN, Segini Belanja Pegawai Jabar

"Tunjukkan motivasi yang tinggi, untuk menjadi bagian dalam menjaga iklim pelayanan publik yang maksimal dan mahabbah," wejang Bupati di hadapan 180 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Gelombang I dan II serta 2 PNS. 

Pemda menyampaikan, total ASN di daerah berjumlah 5.707 orang yang terdiri dari 3.567 (62,50%) orang PNS dan 2.139 PPPK (37,48%).  

Sekadar menginformasikan, tahun Anggaran 2025 struktur pendapatan masih didominasi oleh transfer pusat, yang porsinya lebih dari 85% dari total pendapatan daerah. 

Dari target Pendapatan Daerah Rp1,368,43 miliar, hingga pertengahan tahun realisasi baru mencapai Rp685,02 miliar atau 50,06%, sedangkan Transfer ke Daerah (TKD) sendiri sudah menyumbang Rp1.200,97 miliar, dengan realisasi Rp619,03 miliar atau 51,54%. 

BACA JUGA:Kabar Terbaru, 169 PPPK Bakal Dilantik, Ini Alokasi Belanja Pegawai Bengkulu Utara

BACA JUGA:Serapan Anggaran di OPD Masih Didominasi Belanja Pegawai

Angka ini menggambarkan bahwa denyut APBD lebih banyak digerakkan oleh kucuran dana pemerintah pusat ketimbang kekuatan pajak dan retribusi lokal.

Di sisi belanja, APBD 2025 disusun dengan target Rp1.406,43 miliar, namun baru terealisasi Rp684,67 miliar atau 48,68%. Porsi terbesar dialokasikan untuk Belanja Pegawai yang mencapai Rp590,81 miliar, dengan realisasi sudah menembus Rp383,72 miliar atau 64,95%. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan