Bupati Huda Letakkan Batu Pertama Pembangunan Rumah Swadaya di XIV Koto
Bupati Mukomuko saat menyerahkan bantuan dan meletakkan batu pertama pembangunan rumah swadaya di XIV Koto-Radar Utara/Wahyudi-
MUKOMUKO, RADARUTARA.BACAKORAN.CO – Cahaya harapan kini menyinari wajah dua keluarga kurang mampu di Desa Lubuk Sanai III dan Lubuk Sanai II, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko.
Di balik kesederhanaan hidup mereka, hadir uluran tangan dari pemerintah kecamatan, desa, Baznas, dan masyarakat yang saling bahu-membahu hingga akhirnya terwujud pembangunan rumah layak huni.
Bupati Mukomuko, H. Choirul Huda, SH, yang hadir langsung dalam acara peletakan batu pertama pembangunan rumah swadaya di Lubuk Sanai III, tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Ia mengapresiasi penuh langkah nyata pemerintah Kecamatan XIV Koto yang mampu menjadi motor penggerak sedekah bagi masyarakat.
“Ini adalah bukti bahwa kepedulian tidak pernah mengenal batas. Saya sangat berterima kasih kepada pemerintah desa dan seluruh masyarakat yang sudah dengan ikhlas menyisihkan rezekinya. Termasuk kepada Baznas Mukomuko yang terus hadir memberi bantuan dana. Mudah-mudahan semua kebaikan ini menjadi catatan ibadah bagi kita semua,” ungkap Bupati Huda.
BACA JUGA:Camat XIV Koto Motor Penggerak Sedekah, Dua Keluarga Miskin Ekstrem Dibangunkan Rumah
BACA JUGA:Pemkab Mukomuko Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Warga Miskin
Menurutnya, langkah kecil yang dilandasi niat tulus dapat menghadirkan perubahan besar bagi kehidupan orang lain. Apa yang dilakukan di Lubuk Sanai III dan Lubuk Sanai II, kata bupati, bukan sekadar membangun rumah fisik, melainkan juga menyalakan kembali semangat hidup dan kepercayaan diri warga yang sebelumnya nyaris padam dalam keterbatasan.
Camat XIV Koto bersama pemerintah desa memang menjadi pionir gerakan sedekah yang kini mulai dirasakan manfaatnya. Dengan melibatkan partisipasi masyarakat luas, rumah-rumah sederhana namun layak huni bisa diwujudkan tanpa harus menunggu program besar dari pusat.
“Ini teladan bagi kita semua. Jika masyarakat bersatu, masalah besar bisa menjadi ringan. Dari sinilah kita belajar arti gotong royong yang sesungguhnya,” lanjut bupati.
Bupati pun berharap gerakan sedekah di Kecamatan XIV Koto dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Kabupaten Mukomuko.
BACA JUGA:Di Mukomuko Masih Banyak Rumah Tidak Layak Huni
BACA JUGA:Pemdes Diminta Segera Mendata Rumah Tak Layak Huni
“Semoga langkah mulia ini tidak berhenti di sini. Mari kita teruskan kebersamaan, karena setiap rupiah yang kita sisihkan, setiap tenaga yang kita kerahkan, sesungguhnya adalah investasi kebaikan untuk masa depan kita bersama,” pungkasnya. (rel)
