Iklan doni 2

Kartu Kusuka, Jalan Nelayan Mukomuko Dapatkan Subsidi dan Bantuan Pemerintah

Kabid Perikanan Tangkap, Warsiman-Radar Utara/Wahyudi-

MUKOMUKO, RADARUTARA.BACAKORAN.CO – Ribuan nelayan dan pelaku usaha perikanan di Kabupaten Mukomuko kini mulai merasakan pentingnya memiliki Kartu Kusuka atau Kartu Pelaku Utama Sektor Kelautan dan Perikanan.

Data Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko, hingga awal September 2025, sebanyak 2.903 orang telah memegang kartu identitas resmi ini, yang terdiri atas 1.903 nelayan dan 1.000 pelaku usaha perikanan lainnya.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Mukomuko, Warsiman, menjelaskan bahwa kartu Kusuka tidak sekadar formalitas, melainkan pintu masuk untuk berbagai akses dan kemudahan.

“Mulai dari pembelian BBM bersubsidi di SPBU melalui aplikasi XStar BPH Migas, hingga syarat mutlak untuk menerima bantuan sarana, prasarana, dan program perlindungan sosial dari pemerintah,” terangnya.

BACA JUGA:600 Nelayan Mukomuko Masih Menanti Kartu Kusuka dari Pemerintah Pusat

BACA JUGA:Sisir Nelayan di Mukomuko, Dinas Perikanan Jemput Bola Data Kusuka

Ia menerangkan, jumlah nelayan di Mukomuko yang terdata hingga sekarang mencapai 2.299 orang. Namun, dari total tersebut, masih ada ratusan yang belum terdaftar dalam program Kusuka. Menurut Warsiman, kondisi ini menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah agar tidak ada satupun nelayan yang tertinggal dari program nasional.

“Penyuluh perikanan sudah kami tugaskan untuk turun ke lapangan. Mereka bukan hanya mendata, tapi juga membantu proses pendaftaran agar nelayan lebih mudah mendapatkan kartu,” katanya.

Selain itu, Waraiman juga menjelaskan, kartu Kusuka ini dirancang untuk mewadahi pelaku usaha perikanan non-nelayan, seperti pembudi daya ikan air tawar, kelompok pengolah hasil perikanan (Poklahsar), hingga korporasi perikanan. Dengan demikian, pemerintah memiliki basis data yang lebih akurat dalam menyalurkan bantuan sekaligus menyusun kebijakan yang tepat sasaran.

“Kalau data pelaku usaha perikanan terhimpun dalam satu sistem, tentu penyaluran bantuan akan lebih adil, transparan, dan merata,” pungkasnya. (rel)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan