Iklan doni 2

Harga Minyak Nilam di Bengkulu Turun Drastis

Harga Minyak Nilam di Bengkulu Turun Drastis-Radar Utara / Eri Helmian-

RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Harga minyak nilam di Provinsi Bengkulu mengalami penurunan yang sangat signifikan jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya.

Saat ini berdasarkan informasi dari para petani maupun pengepul, harga minyak nilam di Bengkulu berada pada harga Rp600 ribu perliter, sangat jauh jika dibandingkan dengan bulan September 2024 yang mencapai harga 1,3 sampai 1,5 juta perliter.

Itu artinya terjadi penurunan lebih dari 50% selama setahun terakhir, sehingga membuat petani nilam harus putar otak untuk mencukupi berbagai biaya operasional seperti membersihkan lahan, biaya memanen, mencincang batang nilam, menjemur hingga biaya penyulingan.

Fenomena penurunan harga minyak nilam ini tidak terlepas dari pengaruh dari daerah lain yang sedang panen raya, sehingga terjadi penumpukan minyak nilam atau stok yang melimpah di kalangan pengepul.

BACA JUGA:Ketahuilah Ini Khasiat Minyak Nilam Untuk Kesehatan Fisik Maupun Mental

BACA JUGA:Minyak Nilam Anjlok : Ini Penyebabnya, Panen Usia Ideal

Hal ini dijelaskan oleh salah satu pembeli minyak nilam yang ada di Kota Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara yakni Irwansyah. 

Menurut Irwansyah, penurunan harga minyak nilam tidak terlepas dari berlangsungnya panen raya di beberapa provinsi di Indonesia. 

"Sudah menjadi hukum pasar, barang langka harga naik, barang melimpah harga turun" kata Irwansyah saat dibincangi radarutara.bacakoran.co, kemarin.

Ditambahkan pria yang akrab disapa Ir ini, memang untuk harga di luar negeri tidak ada penurunan. 

BACA JUGA:Berbagai Cara Menanam Nilam, Sistem Polybag Hingga Sungkup

BACA JUGA:Punya Simpanan Minyak Nilam? Kini Dibanderol Jutaan

"Akan tetapi kebutuhan minyak nilam dunia itukan terbatas, sebab belum ditemukan kegunaan atau manfaat lain dari minyak nilam selain yang sudah dikenal selama ini seperti parfum dan bahan bahan kosmetik lainnya. 

Jadi ya gitu, permintaan dari luar negeri ya gitu-gitu aja, tidak ada perubahan atau tambahan kuota yang signifikan" tambah Irwansyah.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan