Seluk Beluk Jalan Dago yang Kini Bernama Jalan Ir. H. Juanda
Bongkar fakta Dago ada berapa? Kenali nama daerah di Dago Bandung, mulai dari sejarah nama uniknya hingga lokasi strategisnya di Bandung Utara.-instagram/bandung.banget via ayobandung.com-
RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Jalan Dago, yang kini secara resmi bernama Jalan Ir. H. Juanda, konon mendapatkan sebutannya dari kebiasaan warga Bandung Utara masa lalu sering "n(d)agoan" atau menunggu satu sama lain di area tersebut sebelum berangkat ke pusat kota.
Sedangkan dalam bahasa Sunda, Dago umumnya berarti menunggu,atau lebih tepatnya berasal dari kata dagoan yang berarti menunggu.
Nama kawasan Dago di Bandung diyakini muncul karena pada masa lalu, orang sering saling menunggu di tempat tersebut sebelum berangkat menuju pusat kota.
Untuk wilayah Dago sendiri terletak di wilayah Bandung Utara dan secara administratif masuk ke dalam Kecamatan Coblong, Kota Bandung.
BACA JUGA:Menguak Mitos Situ Lengkong Panjalu Serta Kaitannya Dengan Prabu Borosngora Raja Kerajaan Panjalu
BACA JUGA:Mengulik Misteri Kutukan di Balik Pintu Garasi Mobil Soekarno yang Ada di Bandung
Bandung Utara sendiri mencakup sebagian wilayah Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Bandung. Kawasan ini terkenal dengan udara sejuk serta pemandangan alamnya yang indah, menjadikan Dago salah satu area favorit di kota tersebut.
Sebagai informasi ternaya Dago, yang berada di Kecamatan Coblong, Kota Bandung, meliputi sejumlah area seperti Simpang Dago ke arah utara, Dago Barat, Dago Timur, Dago Jati (kini menjadi STKS), Dago Biru, Dago Pojok, hingga PLTA Bengkok. Selain itu, di kawasan ini juga terdapat kampung kota bernama Dago Pojok.
Selain itu juga ternaya Dago di Bandung terdiri dari beberapa bagian, antara lain Dago Atas, Dago Bawah, Dago Timur, Dago Barat, Dago Pojok, dan Dago Elos. Selain itu, terdapat pula area yang dikenal dengan nama Dago Pakar.
