Iklan doni 2

Realisasi Pekerjaan Pamsimas di Mukomuko Capai 30 Persen

Kepala Dinas PUPR Mukomuko, Ir Apriansyah, ST, MT-Radar Utara/ Wahyudi-

RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Pemerintah Kabupaten Mukomuko terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan air bersih dan sanitasi.

Tahun 2025 ini, melalui program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), pemerintah melaksanakan pembangunan infrastruktur air minum dan sanitasi di 14 desa yang tersebar di empat kecamatan. Progres pekerjaan fisik saat ini telah mencapai 20 hingga 30 persen.

Tak tanggung-tanggung, proyek yang sangat dinanti masyarakat ini digelontorkan anggaran sebesar Rp19 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025.

Dari total anggaran tersebut, sebesar Rp13 miliar dialokasikan khusus untuk penyediaan sanitasi, sementara sisanya, sebesar Rp6 miliar, digunakan untuk pembangunan sistem penyediaan air minum.

BACA JUGA:14 Desa di Mukomuko Dapat Program Pamsimas Senilai Rp19 Miliar

BACA JUGA:Program Pamsimas Senilai Rp19 Miliar Selamat

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mukomuko, Ir. Apriansyah, ST, MT, didampingi Kepala Bidang Cipta Karya, Budiarto, ST, menyampaikan bahwa program ini menyasar desa-desa yang selama ini menghadapi persoalan serius dalam pemenuhan kebutuhan air bersih, khususnya saat musim kemarau.

“Desa-desa penerima program ini berada di Kecamatan Penarik, Air Rami, Teras Terunjam, dan Air Majunto. Kami fokus pada wilayah yang memang sangat membutuhkan akses air bersih dan sanitasi layak,” ujarnya

Menurutnya, pembangunan infrastruktur Pamsimas diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Tidak hanya untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga, tetapi juga untuk mendukung aktivitas pertanian dan memenuhi kebutuhan air di fasilitas pendidikan seperti pondok pesantren.

“Selama ini, beberapa desa penerima program sering mengalami kesulitan air saat musim kemarau. Dengan adanya Pamsimas, kami ingin memastikan warga tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih, dan mereka juga bisa mendapatkan sanitasi yang layak,” tambahnya.

BACA JUGA:14 Desa di Mukomuko Dapat Program Pamsimas Senilai Rp19 Miliar

BACA JUGA:Program Pamsimas Senilai Rp19 Miliar Selamat

Pemerintah daerah, lanjutnya, juga memastikan bahwa seluruh pembangunan dilakukan dengan prinsip partisipatif, melibatkan masyarakat desa dalam setiap tahap pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pengawasan pelaksanaan.

“Dengan pelibatan masyarakat, kami harap rasa memiliki terhadap fasilitas ini akan meningkat. Sehingga ke depan, pemeliharaan dan keberlangsungan manfaatnya bisa terjaga dengan baik,” terangnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan