Menyelami Magis Tradisi Merlawu, Warisan Spiritual yang Menjadi Daya Tarik Wisata Ciamis
Menyelami Magis Tradisi Merlawu, Warisan Spiritual yang Menjadi Daya Tarik Wisata Ciamis-ANTARA FOTO-
RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Terpeliharanya kultur budaya otentik masyarakat di tengah gempuran perkembangan zaman, salah satunya bisa ditengok Ciamis, Jawa Barat. Ada tradisi Meelawu, di daerah itu.
Merlawu, merupakan sebuah kegiatan spiritual dan budaya yang rutin dilaksanakan di Desa Kertabumi, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Sekilas, Merlawu tampak seperti aktivitas ziarah biasa. Namun di balik kesederhanaannya, tersimpan makna mendalam dan nilai-nilai budaya yang kuat.
Maka tak salah, menjadikannya daya tarik tersendiri dalam sektor pariwisata budaya di wilayah Priangan Timur.
BACA JUGA:Misteri Aul Si Manusia Serigala dari Hutan Perawan Pasundan, Jejak Hutan yang Menyesatkan
BACA JUGA:Mengenal Mitos di Candi Cangkuang Garut, Jejak Peradaban Hindu Abad ke 8
Merlawu berasal dari kata "lawu" yang dalam bahasa Sunda bermakna ‘ziarah’. Tradisi ini cukup terjaga turun-temurun oleh masyarakat Desa Kertabumi, menghormati dan mendoakan para leluhurnya.
Prosesi ini berpusat di Situs Gunung Susuru. Lokasi sakral, yang diyakini sebagai tempat peristirahatan terakhir tokoh-tokoh penting dalam sejarah desa tersebut.
Lebih dari sekadar kunjungan ke makam, Merlawu adalah sebuah rangkaian kegiatan spiritual yang dilandasi oleh nilai-nilai gotong royong, kekeluargaan, serta kecintaan terhadap warisan budaya.
Dalam prosesi Merlawu, warga desa berkumpul, berdoa bersama, serta melakukan ritual tertentu yang menjadi simbol penghormatan terhadap para pendahulu.
BACA JUGA:Mengenal Sejarah Kesenian Tradisional Badeng Garut di Jawa Barat
BACA JUGA:Musim Liburan Sudah Tiba, Puncak Bogor Jawa Barat Jangan Sampai Terlewatkan
Nuansa sakral sangat terasa selama pelaksanaan tradisi ini, memberikan pengalaman batin yang mendalam bagi para peserta.
Seiring berjalannya waktu, Tradisi Merlawu tidak hanya dijalani oleh warga lokal, tetapi juga mulai menarik perhatian masyarakat dari luar daerah.
