Iklan doni 2

Puskesmas Enggan Mengaitkan Peningkatan Kasus ISPA, Batuk dan Flu Disebabkan Covid 19

Kepala UPTD Puskesmas Tanjung Harapan, Harmen, SKM-Radar Utara/ Sigit Haryanto-

KETRINA, RADARUTARA.BACAKORAN.CO- Sejumlah fasilitas kesehatan di Bengkulu Utara melaporkan adanya peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), batuk dan flu belakangan ini. 

Kendati demikian, berbagai pihak, termasuk Kepala UPTD Puskesmas (Kapus) Tanjung Harapan, Kecamatan Ulok Kupai, Harmen, S.KM, enggan berspekulasi bahwa peningkatan ini berkaitan dengan potensi kemunculan kembali COVID-19.

Kapus menyatakan bahwa memang terjadi lonjakan pasien dengan keluhan ISPA, batuk dan flu di wilayah kerjanya.

"Peningkatan ini lebih disebabkan oleh faktor cuaca saja, bukan karena hal lain," tegasnya.

Kapus juga menegaskan tidak ingin berspekulasi mengaitkan keluhan yang dialami masyarakat dengan potensi keberadaan virus COVID-19, seperti yang sempat diimbau oleh Kementerian Kesehatan RI. 

BACA JUGA:Ribuan Kasus ISPA Muncul, Empat Daerah Ini Masih Aman

BACA JUGA:Waspadai Penyakit Ispa dan Diare Selama Cuaca Panas

Meskipun terjadi peningkatan, Kapus memastikan bahwa semua pasien yang datang dengan keluhan tersebut dapat ditangani dengan baik dan tidak ada hal yang perlu dicemaskan.

"Masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan," tambahnya.

Namun demikian, Kapus tetap mengimbau masyarakat untuk tetap mewaspadai kemungkinan kemunculan COVID-19. 

Disarankan Kapus, agar masyarakat meminimalisir keluhan pernapasan ini, terutama di tengah pergantian cuaca ke musim kemarau saat ini.

Dan untuk menjaga kesehatan serta meminimalisir keluhan tersebut, Kapus menganjurkan masyarakat untuk melakukan langkah-langkah pencegahan yang meliputi menjaga pola makan sehat, menerapkan pola hidup sehat dalam beraktivitas di manapun dan melakukan aktivitas yang dapat meningkatkan imun tubuh, seperti berolahraga.

"Dengan langkah-langkah pencegahan ini, diharapkan masyarakat dapat menjaga kesehatan diri dan keluarga di tengah perubahan cuaca yang tidak menentu saat ini," demikian Harmen. (*)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan