MBG di Daerah Tak Kunjung Terealisasi, Ini Sudut Pandang Kalangan Awam
MBG di Daerah Tak Kunjung Terealisasi, Ini Sudut Pandang Kalangan Awam-Radar Utara / Abdurrahman Wachid-
RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Perbincangan mengarah kepada kebijakan presiden tentang progres Makan Bergizi Gratis (MBG).
Cengkrama hangat lintas lapisan masyarakat tanpa sengaja itu terjadi disela-sela persiapan acara pesta pernikahan masyarakat pedesaan.
Bukan kalangan aktivitas, bukan juga kalangan birokrat maupun politikus. Hanya berangkat dari latar belakang petani dan pekebun masyarakat kecil di pedesaan.
Kalimat-kalimat pesimis masih membudaya keluar dari lisan kaum bapak-bapak di pedesaan, sumber pemikiran hanya berdasar pada pengalaman sebagai masyarakat awam dari masa ke masa Kepresidenan.
BACA JUGA:Tantangan Dedi Mulyadi, Sukses di Populer, Suksesi di MBG Jabar, Anggarannya Tembus 51 Triliun
BACA JUGA:Pelaksanaan MBG di Daerah Masih Dalam Khayal
Kalut program MBG yang tak kunjung bisa direalisasikan di Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu meskipun telah masuk pertengahan tahun 2025, menjadi salah satu fokus perbincangan itu.
Asumsi awam keluar dari lisan salah satu masyarakat di Kabupaten Bengkulu Utara, Budi Sulaksono, kala itu celetuk serius kalimatnya mengungkapkan daripada membangun dapur-dapur, dan lain-lain, menurutnya lebih baik uang jatah per porsi untuk anak diserahkan kepada orang tuanya masing-masing.
"kalau anggaran Rp 10 ribu sampai Rp 15 ribu, sini dikasihkan orang tua saja, saya jamin lebih efektif," ucap warga lain.
Sahut-menyahut antar mereka, menyeru saat ini dapur layanan untuk fasilitas program MBG sudah mulai di bangun di seluruh kecamatan di Kabupaten Bengkulu Utara.
BACA JUGA:Wamendagri Ingatkan Program MBG Harus Sehat, Higienis, dan Berdampak Ekonomi
BACA JUGA:Program MBG Belum Ada Kejelasan, Benarkah Bakal Diserahkan ke Daerah?
Namun, ada kabar pemerintah juga melakukan sistem sewa bangunan untuk dapur layanan dengan pihak ketiga.
"Nanti seluruh Kecamatan, katanya akan ada. Di Makmur saja ada empat titik,"sambungnya.
