Kejelasan PPPK Tahap II Masih Menggantung
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Syarifah Inayati, SE.,-Dok Radar Utara-
RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Proses seleksi Computer Assisted Test (CAT) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II telah tuntas, meski begitu, nasib para peserta yang lulus masih menggantung.
Mekanisme yang diterapkan yakni sistem peringkat, peringkat teratas berpotensi terlebih dahulu diangkat menjadi PPPK penuh waktu.
Namun, setelah proses CAT tuntas di sejumlah daerah, belum ada satupun kabar berapa yang akan di angkat menjadi PPPK penuh waktu pada tahun 2025 ini.
Kabupaten Bengkulu Utara, Tim seleksi yang dikomando oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), telah tuntas melakukan tes CAT pada tanggal 11 Mei 2025 lalu.
BACA JUGA:14 Peserta Selkom PPPK Dinyatakan Gugur
BACA JUGA:Seleksi PPPK Tahap II Pemprov Bengkulu, 12 Peserta Dinyatakan Gugur
Kepala BKPSDM Syarifah Inayati, SE., M.AP., melalui Kabid Perencanaan dan SDM, Muchsinin Azhabat, S.Sos., mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengurutkan peringkat teratas hingga terbuncit para peserta seleksi CAT PPPK tahap II tahun 2024 itu.
Hanya saja, hingga saat ini pihaknya belum menerima petunjuk lanjutan dari pemerintah pusat terkait proses selanjutnya.
"Kalau pemeringkatan sudah, tapi proses selanjutnya kita masih menunggu arahan dari Panselnas," ujar Muchsinin, pada hari Minggu, 18 Mei 2025.
Berdasarkan regulasi yang pernah dikatakannya sebelumnya, bahwa setelah tuntas melakukan tes CAT, selanjutnya BKPSDM di daerah mengusulkan Nomor Induk PPPK, terhadap nama-nama yang lulus seleksi CAT.
Artinya, seluruh peserta yang lulus CAT itu akan mendapatkan NI PPPK, meskipun sebagian besarnya akan menjadi PPPK Paruh Waktu.
BACA JUGA:CAT PPPK Tuntas di Daerah ini, 15 Orang Dipastikan Gagal : 4 Orang CAT Diatas Kursi Roda
BACA JUGA:1.941 Pejuang PPPK Ikut CAT, Babak Penentuan Nasib Beberapa Tahun ke Depan
Kembali dijelaskan oleh Kabid Muchsinin, bahwa untuk kuota PPPK Penuh waktu di Kabupaten Bengkulu Utara, pihaknya belum bisa memastikan berapa banyak jumlahnya.
