Susun Rencana Penataan Kawasan View Tower
Tejo Suroso, ST, M.Si-Radar Utara / Doni Aftarizal-
BENGKULU RU - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, tengah menyusun rencana penataan kawasan View Tower di Lapangan Merdeka Kota Bengkulu.
Perencanaan ini dilakukan sebagai respons terhadap perubahan desain awal, termasuk penggabungan kawasan Lapangan Merdeka dengan Balai Semarak Bengkulu serta alih fungsi bangunan View Tower.
Kepala Dinas (Kadis) PUPR Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso, ST, M.Si mengatakan, rencananya dilakukan integrasi kedua kawasan ini, yang bertujuan untuk menciptakan ruang publik yang lebih fungsional dan estetis.
"Lapangan Merdeka dan Balai Semarak disatukan dalam satu konsep tata ruang yang terpadu. Tahun ini perencanaan detailnya kita siapkan," ungkap Tejo.
BACA JUGA:Kritik Pedas di Dinas PUPR, Mi'an: Kantor Mewah, Jalan Rusak Parah
BACA JUGA:Efisiensi Anggaran, Penataan DDTS Terancam Tertunda
Menurut Tejo, secara garis besar dilakukan revitalisasi terhadap Lapangan Merdeka sebagai Ruang Publik Multifungsi, yang terhubung langsung dengan Balai Semarak.
"Nantinya bakal dilengkapi berbagai fasilitas umum, seperti jogging track, alun-alun, zona hiburan dan ruang terbuka hijau, sertalokasi UMKM guna mendukung ekonomi lokal," kata Tejo.
Lanjut Tejo, Pak Gubernur Helmi Hasan menginginkan kawasan ini hidup dengan suasana hijau dan terbuka. Jadi proyek ini ditargetkan mulai dikerjakan setelah perencanaan rampung, dengan pembangunan fisik dimulai pada tahun berikutnya.
"Selain itu juga ada transformasi View Tower menjadi Tiang Bendera Tertinggi," ujar Tejo.
BACA JUGA:Batas Negara Diprioritaskan Dalam Penataan Ruang
BACA JUGA:Penataan TWA DDTS, Bangun Venue Adat Bengkulu
Tejo menambahkan, ini merupakan salah satu perubahan signifikan, untuk ketinggian tiang bendera nantinya direncanakan sekitar 80�85 meter.
"Sesuai dengan arahan Pak Gubernur Helmi Hasan, bangunan existing tidak dihancurkan, melainkan dimodifikasi dengan penambahan tiang setinggi 45 meter di atas struktur yang ada saat ini," tambah Tejo.
