Trafik Kendaraan di TOL Bengtaba Meningkat Pasca Lebaran
Halal Bihalal HK bersama -Radar Utara / Doni Aftarizal-
BENGKULU RU - Trafik atau volume kendaraan yang melalui ruas jalan TOL Bengkulu-Taba Penanjung (Bengtaba), yang dikelola PT. Hutama Karya (Persero) cenderung mengalami peningkatan pasca Lebaran.
Ini disampaikan Branch Manager (BM) TOL Bengtaba, Bhaskoro Rindargo usai kegiatan Halal Bihalal Idul Fitri 1446 Hijriyah bersama sejumlah awak media di Bengkulu, Kamis 10 April 2025.
"Berdasarkan catatan kita, peningkatan trafik kendaraan pasca Lebaran, ada yang mencapai 200 persen lebih dibandingkan sebelum Lebaran," ungkap Bhaskoro.
Dari catatan tersebut, lanjut Bhaskoro, secara langsung menunjukkan jika peningkatan trafik kendaraan 2 kali lipat, saat dibandingkan dengan sebelum dan sesudah Lebaran.
BACA JUGA:TOL Bengtaba Dilalui 38.878 Kendaraan
BACA JUGA:Arus Balik, Lonjakan Lalu Lintas di TOL Bengtaba 86,97 Persen
"Fakta ini juga menunjukkan mobilitas masyarakat yang melintasi ruas jalan TOL Bengtaba cenderung tinggi atau melonjak, pada saat setelah Lebaran 2025," kata Bhaskoro.
Menurut Bhaskoro, ada beberapa faktor yang memengaruhi atau menjadi pemicu, peningkatan arus lalu lintas pada ruas jalan TOL Bengtaba setelah Lebaran.
"Seperti kepulangan pemudik ke kampung halaman, kunjungan keluarga, serta wisatawan yang berlibur ke sejumlah destinasi di Bengkulu atau ke arah Rejang Lebong dan sekitarnya," papar Bhaskoro.
Bhaskoro menambahkan, untuk mengantisipasi kemacetan dan potensi kecelakaan pada saat peningkatan trafik kendaraan tersebut, pihaknya intens melakukan pemantauan.
BACA JUGA:H+2 Idul Fitri, VLL Tol Bengtaba Melonjak 214,92 Persen
BACA JUGA:Mudik Lebaran 2025, Trafik Kendaraan di TOL Bengtaba Tunjukkan Peningkatan
"Karena sejak awal target kita masyarakat yang melakukan perjalanan pada ruas TOL Bengtaba, tetap lancar dan selamat hingga tujuan," tambah Bhaskoro.
Disisi lain, Bhaskoro tetap mengimbau pengguna jalan TOL Bengtaba, untuk terus menigkatkan kewaspadaan atau lebih berhati-hati selama berkendara.
