Waspada, Puluhan Ekor Sapi di Bengkulu Ini Mati Massal

Waspada, Puluhan Ekor Sapi di Bengkulu Ini Mati Massal-Radar Utara / Abdurrahman Wachid-

Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (DTPHP), Kabupaten Bengkulu Utara, Abdul Hadi, S.Pt., M.Si., melalui sekretaris Juwita Abadi, S.Pt., M.Si., saat dibincangi RU, menuturkan bahwa pihaknya telah mendengar bahwa puluhan sapi di Kabupaten Bengkulu Tengah mati mendadak, diduga terserang penyakit jembrana.

"Iya kami sudah dengar itu, masih bulan-bulan puasa kemarin ini,"ujarnya.

BACA JUGA:Sebelum Mengkonsumsi, Ketahui Terlebih Dahulu Manfaat Serta Resiko Paru Sapi

BACA JUGA:Resep Sop Iga Sapi dengan Sensasi Rasa yang Menghangatkan

Meskipun belum terjadi di Kabupaten Bengkulu Utara, pihaknya tentu melakukan langkah-langkah strategis melakukan monitoring melalui PPL di lapangan untuk menyampaikan pesan-pesan kepada para peternak agar lebih waspada terhadap hewan ternaknya masing-masing.

Terutama, ia menghimbau kepada para tauke agar selektif jika membeli hewan ternak, jangan sampai dalam kondisi sapi pembawa virus berbahaya itu masuk ke Kabupaten Bengkulu Utara, karena dikhawatirkan akan menular ke sapi peternak di daerah ini.

Menurutnya, salah satu potensi terjadi penularan tertinggi virus ini melalui darah.

"Ya itu, yang dikhawatirkan itu kalau ada tauke, beli sapi sakit, kemudian penyembelihan di dekat sapi sehat di sini, itu sangat rawan,"bebernya.

BACA JUGA:Resep Rendang Daging Sapi: Masakan Khas Lebaran yang Tidak Pernah Gagal

BACA JUGA:Minim Puskeswan? 1.500 Sapi Baru Tuntas Vaksinasi PMK

Lanjut, kata dia lagi, langkah antisipasi pemberian vaksin jembrana yang tersisa di puskeswan agaknya juga akan dilakukan jika diperlukan.

Namun harus juga dibantu secara mandiri oleh masing-masing peternak. Minimal dengan memberikan suntik vitamin kepada hewan ternak masing-masing. (*)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan