Kena Hipnotis, Emas 45 Gram Milik Pedagang di Bengkulu Ini, Raib!

Suasana di bilangan Pasar Purwodadi Arga Makmur tempat relokasi sementara pedagang-Radar Utara/Benny Siswanto-
Emas sebanyak 45 gram lebih kurang, kalau dikonversi ke uang hampir mencapai Rp 60.000.000," Kasat Rizky, menuturkan, Senin, 18 Februari 2025.
Diketahui, Ngadiem merupakan seorang pedagang beras di pasar yang lokasinya akan segera kembali direlokasi ke gedung anyar usai dibangun oleh Kementerian PUPR lewat APBN dengan skema tahun jamak senilai Rp 108 miliar dan akan rampung Februari 2025 ini.
Selain berdagang beras. Korban turut menjajakan dagangannya yakni tapai ketan.
Pedagang yang usianya kini menuju 8 dasawarsa ini, sama sekali tidak menyangka kalau pembeli yang tapai dagangannya Rp40.000 itu adalah penjahat.
BACA JUGA:Viral..! Nenek Penjual Tapai di Bengkulu Dihipnotis, Emas 45 Gram Raib
BACA JUGA:Milyaran Uang Korban Penipuan GBD Sisipan oleh Oknum ASN Dispendik, Terancam Moksa
Meski diminta untuk membawakan tapai yang dibeli pelaku ke mobil, Ngadiem pun dengan profesional melayani konsumennya dengan tanpa rasa curiga.
Bahkan, ketika korban diminta masuk ke dalam mobil pun dituruti.
Korban mencerita, letak mobil pelaku berada di depan sebuah bengkel yang ada di samping MM Pono, sebuah warung lama yang sudah cukup terkenal di Kota Arga Makmur.
Pelaku yang sudah profesional pun, langsung melancarkan aksinya di dalam mobil.
BACA JUGA:Viral..! Nenek Penjual Tapai di Bengkulu Dihipnotis, Emas 45 Gram Raib
BACA JUGA:Milyaran Uang Korban Penipuan GBD Sisipan oleh Oknum ASN Dispendik, Terancam Moksa
Ngadiem pun diminta melucuti perhiasan yang dia pakai dan diletakkan di sebuah lembar tisu warna putih.
Ngadiem dibohongi, kalau perhiasan emas tak dilepas. Mobil yang sudah kadung tertutup itu, tidak bisa dibuka.
Korban pun mengamini permintaan pelaku, menaruh emas, gelang hingga kalungnya.