Dinas Perikanan Siap Ikut Entaskan Dua Desa Rentan Pangan

Kepala Dinas Perikanan Mukomuko. Eddy Aprianto, SP, MSi-Radar Utara/ Wahyudi -

MUKOMUKO.RADARUTARA.BACAKORAN.CO - Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Perikanan serempat. Siap ikut serta untuk mengentaskan dua desa rentan pangan.

Yaitu Desa Lubuk Selandak Kecamatan Teramang Jaya, dan Desa Gajah Makmur, Kecamatan Malin Deman.

Caranya yaitu membantu warga melakukan aktivitas usaha budi daya ikan air tawar guna meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga di desa tersebut.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko, Eddy Aprianto, SP, M.Si mengatakan. Untuk mengatasi dua desa rentan rawan pangan yang bisa dilakukan dinasnya yaitu salah satunya tersedianya bahan pokok seperti ikan.

BACA JUGA:Dinas Pertanian Komitmen Atasi Desa Rentan Pangan di Mukomuko

BACA JUGA:Dinas Perikanan Pastikan Pengadaan Barang dan Jasa Terbuka Untuk Publik dan Sesuai Spesifikasi

Dan setiap tahun, dinas memberikan bantuan benih ikan gratis tetapi kepada warga pemula atau yang baru pertama melakukan budi daya ikan air tawar.

"Dan bantuan ini berlaku untuk warga khusunya di dua desa rentan pangan," katanya.

Pada tahun 2024 laku, pihaknya telah menyalurkan sekitar 35.000 benih ikan secara gratis kepada sejumlah warga yang tergabung dalam kelompok pembudidaya ikan (pokdakan) yang baru melakukan aktivitas usaha di bidang budi daya ikan air tawar.

"Dan di tahun 2025 ini, kami tetap menyiapkan bantuan benih ikan secara gratis yang ada di Balai Benih Ikan (BBI) di Kecamatan Lubuk Pinang untuk warga yang baru pertama melakukan usaha budi daya ikan air tawar," ujarnya.

BACA JUGA:Dinas Perikanan Perkuat Produki Ikan Air Tawar

BACA JUGA:Penelitian Ikan Mikih, Dinas Perikanan Gandeng Universitas Bengkulu

Ditambahkan Eddy, semua proposal usulan bantuan benih ikan gratis dari pokdakan ditampung. Selanjutnya, akan diseleksi karena bantuan untuk pokdakan ini sesuai dengan kemampuan dinas ini. Untuk sementara ini, ada tiga jenis ikan air tawar yang ada di BBI yaitu ikan nila, lele, dan tawes dengan jumlah benih ikan tersebut sekitar 10 ribu-20 ribu ekor.

"Di BBI Lubuk Pinang juga tersedia induk ikan nila dan lele yang baru dibeli oleh pemerintah daerah tahun 2024. Diharapkan, induk ikan ini dapat menghasilkan benih ikan yang berkualitas," pungkasnya. (*)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan