Motor 2-Tak Sudah Tidak Produksi. Ini 4 Alasannya...
Ilustrasi : motor Yamaha RX-King -Radar Utara -motor Yamaha RX-King
RADAR UTARA - Bagi Para pria pencinta motor 2-tak, yang rajin memantau forum ataupun grup disosial media. Harga penjualan motor 2- tak zaman sekarang ini sangatlah pantastis.
Dari motor Yamaha RX-King sampai laku diharga Rp150 jutaan dan juga motor Honda NSR-SP bisa tembus diharga Rp200 jutaan.
Penyebab harganya tinggi, karena kumpulan motor 2-tak sudah sedikit, bahkan sudah ada model yang sangat langka ditemui. "Timbul pertanyaan dari masyarakat, kalau mahal kenapa tidak produksi lagi".
Berikut penyebab motor 2-tak tidak diproduksi kembali :
1. Semakin ketatnya peraturan Emisi
Beberapa negara sudah sangat ketat menerapkan peraturan emisi karena mesin motor 2-tak diketahui banyak menimbulkan polusi dibandingkan mesin motor 4- tak. Sama-sama sudah kita ketahui bahwa motor 2-tak mengeluarkan asap buang, karena hasil oli samping terbakar diruang bakar. Itulah penyebab motor 2-tak tidak bisa memenuhi standar emisi yang semakin ketat.
Dinegara indonesia sendiri sudah memberlakukan standar emisi Euro-4 sedangkan motor RX-King dan motor Nija 150-R hasil produksi terakhir hanya lolos Euro-2.
2. Zaman sekarang ini performa mesin motor 4-tak semakin maju.
Walaupun mesin motor 2-tak reputasinya dikenal cepat, akan tetapi performa mesin motor 4-tak semakin modern dan baik.
Oleh karena itu berkat pengembangan yang semakin bergulir mesin motor 4-tak sekarang ini menghasilkan tenaga bisa setara dengan mesin motor 2-tak. Ditambah lagi konsumsi bahan bakarnya lebih irit, membuat mesin motor 4-tak lebih populer dipasaran.
Itulah penyebab permintaan motor 2-tak berkurang, selain harganya yang tinggi dipasaran juga konsumsi BBM yang boros.
3. Berubahnya kebutuhan pasar
Dengan adanya perkembangan zaman teknologi membuat motor 4-tak lebih nyaman, dan aman digunakan. Pada saat ini juga tren dipasaran sudah bergeser kemotor 4-tak terutama motor skuter matic, yang lebih ramah lingkungan dan hemat BBM.
BACA JUGA:Motor Kamu Mau Awet? Lakukan 8 Langkah Ini..
4. Tingginya biaya produksi
Walaupun kontruksi mesin yang lebih simple motor 2-tak membutuhkan biaya produksi lebih tinggi dibandingkan motor 4-tak.
Sekarang ini produksi motor 4-tak sangat banyak, membuat biaya produksi bisa lebih murah. Semisal kebutuhan oli atau pelumas khusus mesin 2-tak membuat produsen dan konsumen harus menyiapkan biaya lebih.
Mungkin itulah penyebab motor 2-tak tidak produksi kembali dan sudah ditinggalkan konsumen. Akan tetapi alasan tersebut bukan merupakan penghalang bagi para bikers yang hoby bahkan yang sudah tau performa motor 2-tak.
Sekarang ini motor 2-tak sendiri masih diproduksi, akan tetapi cuman terbatas untuk kebutuhan off-road sepeti Yamaha YZ-125 X dan YZ-250 X. (*)