Hingga Akhir 2025, Program Lisdes di Desa Tanjung Kemenyan Tak Kunjung Terwujud
Hingga Akhir 2025, Program Lisdes di Desa Tanjung Kemenyan Tak Kunjung Terwujud-Ist/net-
KETRINA, RADARUTARA.BACAKORAN.CO- Miris sekali, hingga akhir tahun 2025 ini Program Listrik Desa (Lisdes) yang diproyeksikan PT PLN untuk menjangkau wilayah Dusun 2 dan Dusun 3 KM 40 serta Gembung Tengah, Desa Tanjung Kemenyan, Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara, belum juga terealisasi.
Akibatnya, masyarakat di dua dusun tersebut masih belum dapat merasakan aliran listrik PLN.
Kepala Desa Tanjung Kemenyan, Rugiono, mengungkapkan bahwa program lanjutan Lisdes di wilayahnya telah menjadi skala prioritas utama sekaligus kebutuhan dasar masyarakat sejak awal dirinya menjabat sebagai kepala desa pada tahun 2022.
Menurutnya, berbagai kendala yang selama ini menghambat realisasi program tersebut sebenarnya telah diselesaikan.
BACA JUGA:Laporan Mandek, Warga Tanjung Kemenyan Dituntut Bayar Denda ke PLN
BACA JUGA:Berharap APBD 2026 Perbaiki Jalan Lumpur dan Jembatan di Tanjung Kemenyan
“Mulai dari persoalan denda PLN yang sempat dibebankan kepada masyarakat akibat keteledoran program di awal, hingga upaya perizinan kawasan yang akan dilalui jaringan listrik menuju desa, semuanya sudah dituntaskan,” ujar Rugiono.
Namun demikian, hingga penghujung tahun 2025, harapan masyarakat di dua dusun tersebut untuk menikmati listrik PLN belum juga terwujud. Kondisi ini membuat pemerintah desa dan masyarakat merasa kecewa dan putus asa.
“Kami sempat menyerah dan tidak tahu lagi harus mengadu ke siapa.Keinginan masyarakat untuk mendapatkan listrik seperti tak pernah mendapat kepastian,” ungkap Rugiono dengan nada prihatin.
Ia juga menuturkan, kekhawatiran masyarakat yang selama ini disampaikan akhirnya terbukti.
Sebelumnya, warga berharap dengan sikap kooperatif membayarkan denda yang disanksikan oleh tim P2TL PLN Bengkulu, pembangunan jaringan listrik di wilayah mereka dapat kembali dilanjutkan.
BACA JUGA:PLN UP3 Bengkulu Survei Jaringan Listrik Tanjung Kemenyan, Kades Berharap Terealisasi
BACA JUGA:Pemdes Tanjung Kemenyan Minta Bupati Fasilitasi Audiensi dengan PLN
Namun faktanya, sejak denda tersebut dibayarkan hingga akhir 2025, belum ada tanda-tanda PLN akan melanjutkan pembangunan program Lisdes di desa tersebut.
