Komunitas Bonsai Swadaya 'Poles' Ikon Kecamatan Putri Hijau
Komunitas Bonsai Swadaya 'Poles' Ikon Kecamatan Putri Hijau-Radar Utara/ Sigit Haryanto-
KETRINA, RADARUTARA.BACAKORAN.CO- Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Komunitas Bonsai Putri Hijau, Kabupaten Bengkulu Utara, melakukan aksi swadaya untuk merawat aset milik Pemerintah Daerah yang selama ini menjadi ikon Kecamatan Putri Hijau.
Aksi tersebut berangkat dari keprihatinan masyarakat terhadap kondisi ikon kecamatan yang dinilai kurang terawat dan cenderung terbengkalai.
Ikon Putri Hijau tersebut diketahui merupakan aset yang sebelumnya dibangun oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Bengkulu Utara.
Namun sejak selesai dibangun, aset tersebut tidak mendapatkan perawatan rutin sehingga tampilannya mulai usang dan tidak mencerminkan identitas kecamatan yang pernah dibanggakan masyarakat.
Melalui inisiatif swadaya, komunitas bonsai bersama masyarakat setempat berupaya menghidupkan kembali ikon tersebut agar memiliki tampilan yang rapi, indah, dan menarik perhatian masyarakat umum.
BACA JUGA:Pemdes Kota Bani Gotong Royong Benahi Ikon Putri Hijau
BACA JUGA:Pemdes Kota Bani Desak Dinas Pariwisata Perbaiki Icon Putri Hijau
Selain sebagai identitas kecamatan, areal ikon Putri Hijau ini juga diharapkan dapat menjadi ruang publik dan kebanggaan baru bagi masyarakat setempat.
Aksi swadaya tersebut dilakukan dengan mengecat ulang fisik bangunan, menambal bagian bangunan yang sudah keropos, menambahkan tanaman hijau dan bonsai di sejumlah sudut, serta merapikan dan menata tanah di sekitar areal ikon.
Salah seorang masyarakat sekaligus anggota Komunitas Bonsai Putri Hijau, Jafar, mengatakan bahwa kegiatan ini murni dilakukan atas kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap aset daerah yang memiliki nilai identitas bagi Kecamatan Putri Hijau.
“Kami berharap dengan perawatan ini, ikon Putri Hijau bisa terlihat lebih indah dan benar-benar mencerminkan identitas kecamatan yang berkesan. Jangan sampai aset yang sudah dibangun justru dibiarkan terbengkalai,” ujar Jafar.
Lebih lanjut, Jafar juga berharap areal ikon Putri Hijau ke depan dapat menarik minat masyarakat untuk berkunjung dan dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas masyarakat, termasuk menjadi sentra kegiatan UMKM sebagaimana wacana pembangunan Alun-alun Putri Hijau yang sebelumnya pernah digagas.
BACA JUGA:Pemdes Kota Bani Gotong Royong Benahi Ikon Putri Hijau
BACA JUGA:Pemdes Kota Bani Desak Dinas Pariwisata Perbaiki Icon Putri Hijau
