Iklan doni 2

Satu Dekade, Angka Kemiskinan di Mukomuko Turun Lebih 3 Persen

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbanda) Kabupaten Mukomuko, Gianto, SH, MSi-Radar Utara/ Wahyudi-

MUKOMUKO, RADARUTARA.BACAKORAN.CO — Angka kemiskinan di Kabupaten Mukomuko kembali menunjukkan perbaikan nyata. Per 30 November 2025, persentase penduduk miskin tercatat sebesar 10,05 persen.

Capaian ini menegaskan penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, dengan pengurangan angka kemiskinan sebesar 0,71 persen dalam satu tahun terakhir.

Penurunan tersebut bukan sekadar angka tahunan, melainkan bagian dari tren jangka panjang yang konsisten. Dalam rentang waktu sepuluh tahun terakhir, persentase penduduk miskin di Kabupaten Mukomuko terus bergerak turun, dari 13,01 persen menjadi 10,05 persen. Artinya, lebih dari 3 persen kemiskinan berhasil ditekan dalam satu dekade, sebuah capaian yang mencerminkan efektivitas arah pembangunan daerah.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbanda) Kabupaten Mukomuko, Gianto, SH, MSi, menyampaikan bahwa tren penurunan ini merupakan hasil dari berbagai program pembangunan yang diarahkan pada penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan akses pelayanan dasar, serta intervensi sosial yang lebih tepat sasaran.

BACA JUGA:Pemkab Komitmen Hapus Kemiskinan Ekstrem Nelayan di Mukomuko

BACA JUGA:Ditarget 5.000 Keluarga di Mukomuko Lepas Dari Belenggu Kemiskinan

“Penurunan angka kemiskinan ini menunjukkan bahwa kebijakan pembangunan yang dijalankan mulai memberikan dampak. Namun, tantangan masih ada, sehingga upaya pengentasan kemiskinan harus terus diperkuat dan dijaga konsistensinya,” tegasnya.

Berdasarkan data kependudukan, total jumlah penduduk Kabupaten Mukomuko pada tahun 2024 tercatat sebanyak 203,53 ribu jiwa. Dengan persentase kemiskinan 10,05 persen, pemerintah daerah menilai bahwa langkah-langkah strategis masih diperlukan untuk memastikan penurunan ini berlanjut dan dirasakan langsung oleh masyarakat lapisan bawah.

Pemerintah daerah terus berkomitmen untuk fokus pada penciptaan lapangan kerja, penguatan sektor produktif masyarakat, serta perlindungan sosial yang berkelanjutan. Targetnya jelas, bukan hanya menurunkan angka secara statistik, tetapi memastikan kualitas hidup masyarakat Mukomuko meningkat secara nyata dan merata.

Capaian ini menjadi sinyal kuat bahwa Kabupaten Mukomuko berada di jalur yang tepat.

"Tantangannya kini adalah menjaga momentum, mempercepat intervensi di kantong-kantong kemiskinan, dan memastikan setiap kebijakan pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat," pungkasnya. (rel)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan